Suara.com - Ekstensi bulu mata menjadi salah satu solusi bagi seseorang yang ingin mempunyai bulu mata panjang nan lentik. Penggunaan ekstensi bulu mata juga seharusnya dibarengi dengan perawatan lain agar bulu mata tetap indah dan tidak menimbulkan masalah lain.
Seperti sebuah foto yang baru-baru ini beredar di media sosial Instagram. Dalam foto yang diunggah akun @rumpii_asiik, terlihat bagaimana dampak dari penggunaan ekstensi bulu mata jika tidak dirawat dengan baik.
Pada foto yang diunggah @rumpii_asiik, tampak bagaimana kulit yang menempel pada lem ikut terangkat saat bulu mata hasil ekstensi dilepaskan dari bulu mata asli.
Tidak hanya itu, bulu mata asli juga ikut tercabut dari kelopak mata. Ternyata, ini merupakan salah satu dari risiko penggunaan ekstensi bulu mata.
Melansir Cosmopolitan, asisten profesor oftalmologi di Baylor College of Medicine di Houston, Zaina Al-Mohtaseb, MD mengungkapkan ekstensi bulu mata berisiko menyebabkan alopecia traksi, yaitu bulu mata alami rontok akibat berat konstan dari prosedur serupa yang berulang.
"Biasanya dibutuhkan bertahun-tahun aplikasi yang buruk dan perawatan yang tidak tepat untuk kerusakan bulu mata jangka panjang sebagai akibatnya," kata Andra Marin, Direktur Artistik dan ahli penata bulu mata di Courtney Akai Lash Butik di NYC.
Hal yang seharusnya diperhatikan sebelum menggunakan ekstensi bulu mata adalah lemnya, yakni apakah aman untuk mata atau tidak. Lem bisa jadi berbahaya apabila mengandung bahan seperti formaldehyde.
Selain itu, penting untuk memahami perbedaan antara reaksi alergi dan infeksi.
Agar tidak terjadi risiko tak menyenangkan ini, sangat penting untuk memasang bulu mata palsu dengan jasa profesional. Sebab, mereka akan memerhatikan alat dan bahan yang digunakan.
Baca Juga: Viral Bulu Mata Cetar Membahana, Maskara 4 Dimensi Ini Biangnya
Seorang yang tidak berpengalaman umumnya sering menggunakan satu bulu mata sintetis untuk tiga sampai empat bulu mata alami. Hal itu menyebabkan gumpalan atau bulu mata rusak dan rontok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia