Suara.com - Masih ingat dr. Ali Sungkar SpOG-KFM dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Brawijaya atau yang akrab disebut dengan dokter Ali?
Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada Maret 2019, dokter ini sempat viral di media sosial.
Dokter yang sudah berpengalaman selama 28 tahun ini menjadi perbincangan publik lantaran cara menggendong bayi yang cukup ekstrem.
Ia dengan mudahnya menimang bayi baru lahir dengan satu tangan dan memutarkan tangannya dengan masih menggendong si bayi. Sang dokter juga memosisikan bayi secara tengkurap di satu tangannya.
Inilah yang dilakukannya pada putra pertama Tasya Kamila, Arrasya Wardhana Bachtiar. Buah hati Tasya dengan Randi Bachtiar yang lahir pada Senin (13/5/2019) kemarin pada pukul 15.15 WIB.
Aksi dokter ini sebenarnya cukup membuat ngeri. Namun nyatanya cara ini justru membuat bayi sangat nyaman.
Cara menggendong ini juga aman. Tetapi tetap harus dilakukan oleh orang yang berpengalaman.
Menurut seorang perawat bayi berpengalaman bernama Tracey, memang ada beberapa cara untuk menggendong bayi. Hal terpenting, menurut Tracey, adalah kenyamanan dari penggendongnya.
"Satu hal terpenting ketika Anda menggendong bayi adalah Anda merasa nyaman, juga kepala (bayi) mendapat topangan," tutur Tracey yang dilansir dari tayangan dalam kanal YouTube National Health Service (NHS) UK.
Baca Juga: Baru 3 Hari Melahirkan, Intip Penampilan Aduhai Tasya Kamila
Tracey mengungkapkan, kepala bagian atas masih cukup berat bagi bayi untuk menopangnya sendiri. Mereka juga belum mempunyai kontrol.
Sehingga cara terbaik adalah dengan meletakkan bayi di lengan atau tubuh penggendong.
"Cara lainnya adalah dengan membaringkan bayi pada lengan, posisikan di siku, kaki berada di setiap sisi tangan Anda. Dan secara lembut usap punggung bayi secara bersamaan," sambungnya.
Berdasarkan laman Healthline, ini merupakan posisi Belly hold.
Penting untuk diingat, ketika menggondong bayi baru lahir pastikan mereka mendapat topangan pada bagian leher dan kepala.
Berita Terkait
-
Viral Dokter Kandungan Minta Ayah Azanin Bayi Padahal Kristen: Mukanya Kayak Guru Ngaji
-
Dorong Pemberdayaan, Komunitas yang Hadirkan Ruang Aman Perempuan
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini