Suara.com - Kassidy Vo, gadis yang sudah menjadi ahli obat atau apoteker di usia sangat muda, yaitu 19 muda.
Ia mendapat predikat sebagai apoteker termuda di California, AS, saat kelulusan pada Jumat (17/5/2019) kemarin dari Universitas Chapman.
Gadis cantik ini juga menerima gelar doktor di bidang farmasi di usia muda.
Kassidy merupakan gadis asli Vietnam. Ia dianggap mempunyai jiwa tekun dan keberanian yang didapatnya dari keluarga selama bertahun-tahun tinggal di negara aslinya itu.
Andrew Vo, ayah Kassidy, berusia 10 tahun ketika Perang Vietnam berakhir pada 1975. Keluarganya, yang berasal dari dataran tinggi Vietnam Selatan, pergi ke Amerika Serikat bersama dengan para pengungsi lain yang meninggalkan negara mereka dengan perahu.
Ibu Vo, Kacie Tran, juga bagian dari perjalanan itu, bersama keluarganya.
Seperti sudah ditakdirkan, Andrew dan Kacie akhirnya bertemu, menikah, dan hidup bersama di Orange County utara.
Sebagai orang tua, mereka fokus pada penyediaan pendidikan tinggi, sesuatu yang tidak pernah mereka miliki, untuk dua anak mereka, Kassidy dan Andrew.
Beberapa tahun yang lalu saudara lelaki Kassidy, Andrew, lulus dengan gelar sarjana muda di Universitas Chapman pada usia 19. Pada usia yang sama, saudara perempuannya membuatnya sedikit lebih baik dengan gelar doktor.
Baca Juga: Pemain Termuda Kedua Man United di Liga Champions, Ole yang Kasih Debut
"Dia bisa lulus dari taman kanak-kanak dalam satu minggu," tutur sang ayah mengenai putrinya, seperti yang dilansir dari Nextshark.
"Ketika dia berada di sekolah menengah (SMA), dia lulus dalam dua tahun dan selesai pada usia 14 tahun."
Prestasi Kassidy dan Andrew tidak lah didapat tanpa kerja keras. Sejak anak-anak, mereka berdua belajar di rumah ketika ibu mereka menyadari potensi mereka dalam belajar dengan kecepatan mereka sendiri.
Kassidy menghabiskan sebagian besar tahun lalu dengan melakukan serangkaian bekerja magang. Dia mendapatkan pengalaman bekerja di bagian farmasi Walgreens, dalam perawatan darurat, di unit perawatan intensif, dan membantu dokter di rumah sakit.
Berita Terkait
-
Malaysia Minggir! Ini 2 Tim ASEAN yang Temani Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Timnas Indonesia Jadi yang Pertama! Ini 3 Negara ASEAN yang Lolos ke Piala Asia 2027
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
3 Pemain Termuda di Timnas Indonesia era John Herdman untuk FIFA Series 2026
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal