Suara.com - Seorang wanita kehilangan kemampuannya untuk melahirkan setelah suaminya sendiri memasukkan salah satu setang motor ke dalam organ vitalnya.
Insiden memilukan ini menimpa wanita asal Madhya Pradesh, India. Namun kejadian ini baru diketahui pada Kamis (16/5/2019) kemarin.
Melansir World of Buzz, wanita 30 tahun itu dilarikan ke Rumah Sakit MY setelah mengalami sakit perut tak tertahankan.
Ketika dokter melakukan tes skrinning pada tubuh wanita itu diketahui terdapat sebuah benda cukup besar di dalam rahimnya.
Dalam hasil CT scan tersebut terlihat salah satu benda asing yang diidentifikasi sebagai pegangan pada setang motor bersarang di dalam rahim wanita malang ini.
Seketika ibu dari 6 anak ini dilarikan ke ruang operasi untuk mengeluarkan pegangan motor itu.
Operasi ini membutuhkan 19 dokter dan memakan waktu 4 jam.
Salah seorang dokter yang menangani operasi ini, Sonia Moses, mengungkapkan suami sang wanita memaksa memasukkan pegangan motor ke tubuh korban ketika dalam keadaan mabuk.
"Suami korban memperingatkan sang wanita untuk tidak mengatakan hal ini pada siapa pun. Benda ini berada di dalam rahim selama 2 tahun dan sudah berdampak pada organ dalam lainnya," tutur dokter Moses.
Baca Juga: Hasil Visum Ungkap Kondisi Organ Vital Audrey yang Dianiaya 12 Siswi SMA
"Rahimnya benar-benar rusak dan harus diangkat. Namun, kita berhasil menyelamatkan kandung kemihnya," sambungnya.
Saat ini kondisi sang wanita sudah lebih baik dan sedang dirawat di ICU. Sedangkan sang suami dilaporkan ke kepolisian untuk diselidiki.
Berita Terkait
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Diterpa Hujan dan Angin, Atap Stadion Indomilk Arena Rusak
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Bukan Karena Pasangan atau Idola, Ini Motif Utama Orang Pilih Operasi Plastik
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering agar Tetap Berkilau di Usia 35 Tahun
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat