Suara.com - Terlalu sering menggunakan celana jins, apalagi yang ketat, ternyata berdampak negatif terhadap kesehatan kita. Inilah yang dialami oleh seorang gadis bernama Katie Khan.
Katie menderita sciatica, rasa sakit yang disebabkan oleh iritasi atau kompresi saraf linu panggul yang dirasakan dari belakang panggul ke kaki. Ia pun menyalahkan celana jins-nya.
Inilah mengapa ia tidak terkejut ketika tahu ada peringatan kesehatan terkait pemakaian celana jins.
"Aku selalu memakai celana jins ke kantor, jadi ketika aku mulai menderita seperti rasa kesemutan di betisku, tepat di bawah lututku, aku tidak menghubungkan keduanya," tuturnya, melansir BBC.
Ternyata setelah beberapa minggu rasa kesakitan tersebut semakin parah.
"Setelah beberapa minggu, rasa sakit kesemutan itu berkembang menjadi seperti jarum rajut yang ditusukkan di atas, di bawah dan di belakang lututku. Dan aku mencoba lagi untuk menambah pergerakanku sebab aku mulai sedikit khawatir," sambungnya.
"Aku menemui dokter umumku yang mendiagnosis sciatica. Perawatan utamanya adalah olahraga, terutama bersepeda atau berjalan, dan sang dokter mengatakan untuk tetap aktif sebisa mungkin."
Melansir Medlineplus.gov, scatica mengacu pada rasa sakit, kelemahan, mati rasa atau kesemutan di kaki. Ini disebabkan oleh cedera atau tekanan pada saraf siatik.
Rasa sakit dapat sangat bervariasi, dari sakit ringan hingga tajam, sensasi terbakar atau sakit luar biasa. Terkadang bisa terasa seperti sentakan atau sengatan listrik.
Baca Juga: Ajaib, Celana Jins Ini Sembunyikan Perut Buncit
Ini bisa menjadi lebih buruk ketika Anda batuk atau bersin, dan duduk lama dapat memperburuk gejala. Biasanya hanya satu sisi tubuh Anda yang terpengaruh.
"Mereka menanyakan apakah ada sesuatu yang menekanku secara konsisten, atau apakah aku mengenakan celana ketat dan dengan canggung aku mengungkapkan bagaimana aku memotong celana jinsku ketika berat badanku bertambah dan secara keras kepala memakai celana jinsku yang lama," jelasnya lagi.
Lalu sang dokter mengatakan apabila jins yang dipakai sampai meninggalkan bekas berarti lebih baik segera diganti.
"Jika jins Anda meninggalkan bekas jahitan di kulit ketika Anda melepasnya, kemungkinan itu terlalu ketat untuk Anda."
Hal ini membuat Katie merasa menyesal karena terlalu sering mengenakan celana jins ketat.
"Sejujurnya, aku merasa benar-benar idiot. Aku berpotensi menyebabkan kerusakan saraf dengan mengenakan celana yang terlalu kecil untukku, dan aku masih tertatih-tatih naik turun tangga."
Berita Terkait
-
10 Cara Ampuh Mengatasi Kesemutan di Kaki atau Tangan
-
Waspada Neuropati Periferal yang Sering Dialami Penderita Diabetes, Gejalanya Tangan dan Kaki Kesemutan
-
Hati-hati Diabetes Bisa Sebabkan Kerusakan Saraf, Ini 3 Gejala Utamanya!
-
5 Penyebab Kesemutan, Ternyata Bisa Jadi Tanda Diabetes
-
TikTokers Ini Nekat Makan Mie Gacoan Level Maksimal, Berakhir Mewek hingga Kesemutan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak