Suara.com - Di Jenewa, Indonesia dan Singapura Bahas Kerja Sama Pengendalian Penyakit
Pengendalian penyakit baik itu penyakit menular maupun penyakit tidak menular membutuhkan kerja sama regional.
Di Singapura, kasus diabetes dan ramainya pemberitaan soal cacar monyet membuat peningkatan kerja sama regional di bidang kesehatan dengan Indonesia menjadi penting.
Oleh karena itu, Menteri Kesehatan Singapuran Gan Kim Yong dan Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek, menandatangani kerja sama dalam pertemuan bilateral di Sidang World Health Assembly ke-72 di Jenewa, Swiss, baru-baru ini.
Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Anung Sugihantono yang mendampingi Menkes RI mengatakan, lingkup kerja sama yang ditandatangani ini menyangkut tentang kerja sama penanganan penyakit tidak menular dan penyakit menular.
“Pada hal-hal yang berkaitan dengan penyakit tidak menular, Menkes Singapura menceritakan, selain prevalensi diabetesnya yang meningkat, ada kelompok masyarakat tertentu di Singapura khususnya yang dari India dan dari Malaysia yang cukup tinggi insidens dari penyakit tidak menularnya. Ia juga menyampaikan
tentang kebiasaan makan garam yang cukup tinggi di Singapura,” kata Anung, dilansir laman Sehat Negeriku.
Konsumsi garam direkomendasikan maksimal 5 gram perhari. Tapi orang Singapura bisa mengkonsumsi lebih dari 9 gram per hari. Ini menjadi ancaman besar untuk penyakit tidak menular seperti hipertensi dengan segala implikasinya. Singapura kesulitan mengurangi konsumsi garam karena sudah ada di dalam makanan, berbeda dengan gula yang bisa direduksi di atas meja.
Untuk mengurangi masalah ini, Kemenkes Singapura sudah mengadvokasi kalangan indistri untuk turut berperan dalam menjaga umur konsumennya.
“Industri tidak dimusuhi tetapi dianggap sebagai aliansi Kementerian Kesehatan Singapura,” kata Anung.
Sementara itu, Menkes RI Nila Moeloek menegaskan bahawa dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular, Indonesia sudah mulai melakukan Healthy Life Movement atau gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).
Anung kembali menjelaskan terkait kerja sama yang perlu terus dilakukan dengan Singapura adalah dalam pengendalian penyakit menular seperti TBC.
“Saya sampaikan apresiasi karena cross notifikasi diupayakan oleh mereka. Misalkan ada kasus tuberkulosis warga Indonesia yang akan terbang kembali ke Indonesia atau kemanapuan, mereka selalu memberikan informasi sejak awal. Meski nama (penderita) dirahasiakan, tetapi Indonesia diberi kesempatan untuk mengakses dengan kode tertentu. Itu adalah kesempatan yang baik bagi Indonesia untuk menindaklanjuti sejak awal untuk orang-orang Indonesia yang ditemukan mengidap penyakit tertentu di negara lain atau melakukan perjalanan dari negara lain yang harus kembali ke Indonesia,” kata Anung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya