Suara.com - Sebuah survei besar terhadap 127.545 orang dewasa Amerika menemukan, pria yang menikah lebih sehat daripada pria yang tidak pernah menikah atau yang pernikahannya berakhir dengan perceraian.
Pria yang memiliki pasangan juga dinilai dapat hidup lebih lama daripada pria tanpa pasangan. Semakin lama pria tersebut mempertahankan pernikahannya, maka semakin besar keuntungan kelangsungan hidup yang didapatnya.
Berdasarkan laman health.harvard.edu, sejumlah penelitian yang dilakukan selama 150 tahun terakhir menunjukkan pernikahan juga memengaruhi penyakit tertentu, termasuk masalah kardiovaskular dan kanker.
Hasil penelitian yang mengevaluasi 3.682 orang dewasa selama periode 10 tahun, bahkan setelah memperhitungkan faktor risiko kardiovaskular utama seperti usia, lemak tubuh, merokok, tekanan darah, diabetes, dan kolesterol menunjukkan, pria yang menikah memiliki tingkat kematian 46% lebih rendah daripada pria yang belum menikah.
Studi juga menunjukkan orang yang menikah lebih bahagia dan lebih sedikit mengalami stres, keduanya memainkan peran besar dalam menjaga kesehatan seluruh tubuh.
"Stres dan depresi merusak kesehatan psikologis, yang merembet ke kesehatan fisik," kata Susan Brown, co-direktur Pusat Nasional untuk Penelitian Keluarga dan Perkawinan di Bowling Green State University di Ohio.
Tetapi, untuk pria yang memiliki pernikahan tidak bahagia justru berisiko sebaliknya. Seiring waktu, pada kenyataannya, stres perkawinan dikaitkan dengan penebalan ruang pemompa utama jantung.
Sedangkan untuk penyakit kanker, jelas ini adalah masalah yang berbeda.
Peneliti dari Universitas Harvard yang dilansir dari mensjournal.com, pria yang menikah secara signifikan lebih mungkin terdeteksi pada tahap awal kanker prostat, paru-paru, kolorektal, dan bentuk kanker lainnya agar mendapatkan perawatan yang tepat dibandingkan dengan pria lajang.
Baca Juga: Di Taman Bermain Ini, Manusia Bisa Menikah dengan Karakter Kartun
Studi ini juga menunjukkan bahwa orang yang menikah jauh lebih kecil kemungkinannya untuk mati karena kanker daripada orang lajang.
Tapi tentu saja, manfaat kesehatan dari perkawinan dapat sangat berkurang jika hubungannya tidak sejahtera. Brown mengatakan pernikahan yang kontroversial dan tidak bahagia dapat merusak kesehatan kedua pasangan.
Berita Terkait
-
5 Hair Mask Melembapkan untuk Rambut Kering, Anti Kusut dan Mudah Diatur!
-
Disebut Tak Bahagia Saat Akad, Siska Minbite Ungkap Kondisi Sebenarnya
-
Bukan Fiksi, Viral Ibu Guru Menikah dengan Bekas Muridnya Sendiri
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan