Suara.com - Pangeran Louis, anak ketiga Pangeran William dan Kate Middleton cukup mencuri perhatian saat pertunjukan Trooping The Color beberapa hari lalu.
Melansir dari The Sun, Pangeran Louis tertangkap asyik mengisap ibu jari alias jempolnya kala anggota kerajaan lain sibuk melambaikan tangan.
Kate Middleton pun tak tinggal diam. Ia segera menghentikan Pangeran Louis mengisap jempolnya dengan kelembutan. Beruntungnya, Pangeran Louis tidak menangis ketika Kate Middleton berusaha menghentikan anaknya mengisap jempol.
Ternyata ini bukan pertama kalinya Pangeran Louis tertangkap kamera asyik mengisap jempol. Sebelumnya, Pangeran Louis tertangkap sedang mengisap jempol ketika mengintip dari jendela Istana Buckingham. Tetapi, mengapa balita seperti Pangeran Louis senang mengisap jempolnya?
Dilansir dari momjunction.com, bayi mulai mengisap jempolnya sejak dalam kandungan ketika usia kehamilan memasuki 29 minggu.
Karena itu, tak heran jika bayi suka mengisap jempolnya di tahun pertama kehidupannya di dunia. Hal tersebut adalah refleks alami bayi yang membuatnya lebih tenang dan nyaman dalam situasi ramai atau membuatnya stres.
Kebiasaan bayi mengisap jempol juga bisa menandakan rasa lelah, lapar, bosan, sakit atau kesal.
Sebagian besar balita akan berhenti dari kebiasaannya mengisap jempol antara usia 2-4 tahun. Sehingga orang tua perlu melakukan pendekatan sistematis dan melihat lebih jauh sesuatu yang membuat anak senang mengisap jempol.
Langkah ini membantu orang tua jika ingin membuat anaknya berhenti mengisap jempol. Salah satunya dengan memberikan anak-anak dot atau mengajaknya bermain.
Baca Juga: Imut Banget, Intip Foto Pangeran Louis Hasil Jepretan Kate Middleton
Sampai sekarang mengalihkan perhatian anak adalah cara terampuh untuk membuatnya berhenti mengisap jempol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin