Suara.com - Kate Middleton sempat tertangkap berusaha menghentikan anak bungsunya, Pangeran Louis mengisap jempol saat gelaran Trooping The Color beberapa hari lalu.
Saat itu Pangeran Louis dalam gendongan Pangeran William justru asyik mengisap jempol kala anggota kerajaan lainnya sibuk melambaikan tangan. Karena itu, Kate Middleton segera menghentikan Pangeran Louis mengisap jempol dengan penuh kelembutan.
Beruntungnya, Pangeran Louis tidak menangis saat Kate Middleton berusaha menghentikannya mengisap jempol.
Padahal kebiasaan bayi mengisap jempol sangat baik untuk kesehatannya dan sebaiknya jangan pernah dipaksa berhenti. Salah satu manfaat mengisap jempol adalah menurunkan risiko anak terkena alergi.
Para peneliti dilansir dari babble.com telah mengaitkan hubungan kebiasaan mengisap jempol dengan risiko seseorang terkena alergi.
Ternyata, semua kuman dan mikroba yang terjebak di jari-jari lalu masuk ke dalam mulut membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak .
Dalam prosesnya, kuman dan mikroba tersebut melindungi anak kita dari alergen yang biasa ditemukan pada hewan, rumput dan tungau.
"Bagaimana caranya paparan mikroba itu meningkatkan sistem kekebalan tubuh tidak diketahui. Tetapi, ditemukan bahwa peningkatan paparan mikroba dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi daripada mengembangkan alergi," kata Bob Hancox, profesor di Sekolah Kedokteran Dunedin University of Otago.
Melansir dari hellosehat.com, kebiasaan mengisap jempol menurunkan risiko anak terkena alergi karena memungkinkan mereka “mengenali” lebih banyak ragam bakteri dan mikroba lain di lingkungan sekitar yang masuk ke dalam tubuh. Sehingga mungkin meningkatkan sistem pertahanan tubuh terhadap pengembangan alergi.
Baca Juga: Imut Banget, Intip Foto Pangeran Louis Hasil Jepretan Kate Middleton
Selain itu melansir dari wral.com, kebiasaan mengisap jempol ini juga memberikan banyak manfaat lain untuk anak, seperti belajar menenangkan diri.
Bayi akan merasa lebih tenang dan nyaman ketika mengisap jempolnya. Kebiasaan ini juga membantu mereka bisa menenangkan diri sendiri. Sehingga ia tidak akan mudah rewel dan mengganggu waktu istirahat ibunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
Terkini
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah