Suara.com - Semua orang tua pasti akan melakukan segala hal hingga rela mempertaruhkan nyawa demi anaknya. Tetapi, tidak dengan wanita usia 22 tahun dari Tiongkok ini.
Wanita muda ini justru tega melempar bayi laki-lakinya dari gedung tinggi sesaat setelah melahirkan.
Berdasarkan keterangan polisi dilansir dari Asia One, wanita tersebut hamil di luar nikah dan melahirkan bayinya seorang diri.
Lalu ia memotong tali pusar bayinya dan langsung melemparkan ke luar jendela karena tak mengharapkan bayi tersebut.
Beruntungnya, bayi tersebut justru "tersangkut" di balkon lantai 3 dan segera diketahui oleh tetangganya.
Menurut keterangan, tetangganya mendengar suara tangisan bayi selama 30 menit dan terkejut ketika mengetahui itu seorang bayi baru lahir yang jatuh dari ketinggian lalu tersangkut di balkon lantai 3 gedung.
Tanpa pikir panjang, sepasang pria dan wanita berusaha meraih bayi tersebut ketika tersangkut di balkon lantai 3. Lantas mereka menyelimuti bayi tersebut dengan kain putih dan membawanya ke rumah sakit terdekat.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi berlumuran darah. Namun, dokter tidak menemukan cedera serius di luar atau di dalam tubuh bayi. Bahkan dokter telah menyatakan bayi tersebut dalam kondisi stabil.
Sebaliknya, dokter justru mengkhawatirkan wanita yang telah menolong bayi tersebut. Sebab tubuh bayi itu berlumuran darah dan ia khawatir wanita yang menolong berisiko terkena paparan infeksi.
Baca Juga: Akibat Diberi Jus Campur Madu 2 Kali Sehari, Bayi 6 Bulan Meninggal Dunia
"Para dokter justru mengkhawatirkan saya jika terkena infeksi penyakit seperti HIV karena menyentuh darah bayi tersebut. Tetapi, saya justru tidak memikirkan hal itu karena yang terpenting bayi itu selamat," katanya.
Saat ini ibu dari bayi malang tersebut sudah ditahan oleh pihak kepolisian setempat. Pihak kepolisian pun masih menyelediki lebih dalam kasus ini.
Berita Terkait
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Anak Hasil Hamil di Luar Nikah Nasabnya ke Siapa? Ini Pandangan Ulama dan Hukum Indonesia
-
Panas! Istri Virgoun Bantah Pengakuan Eva Manurung soal Hamil Duluan, Ogah Dibela dengan Kebohongan
-
Aurelie Moeremans Cerita Adaptasi Jadi Ibu Baru, dari Begadang sampai Pilih Popok
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh