Suara.com - Aktor senior Robby Sugara telah meninggal dunia dini hari tadi, Kamis (13/6/2019) pukul 00.10 WIB, karena penyakit jantung. Robby Sugara meninggal dunia di usia 68 tahun dan jenazahnya pun disemayamkan di Rumah Duka RS UKI, Jakarta Timur.
"(Meninggal dunia) karena sakit jantung," kata Ferdinan, menantu Robby Sugara.
Kabar duka Robby Sugara mengingatkan bahwa sudah banyak artis yang meninggal dunia akibat penyakit jantung. Penyakit jantung yang diderita Robby Sugara termasuk penyebab kematian utama di Indonesia.
Melansir dari Consumer Reports, penyakit jantung ini berawal dari tekanan darah tinggi yang berkembang sampai terjadi "ledakan" yang disebut serangan jantung.
Adapun tahapan perkembangan sakit jantung dari paling awal hingga kondisi kritis yang bisa menyebabkan kematian.
1. Tekanan darah tinggi
Tahap awal orang menderita penyakit jantung pasti mengalami tekanan darah tinggi. Karena arteri mengeras seiring bertambahnya usia dan semakin buruk jika seseorang merokok, kurang aktif, kelebihan berat badan dan lainnya.
Akhirnya tekanan darah meningkat dan membuat jantung berdetak lebih cepat. Seiring berjalannya waktu, kondisi ini dapat merusak pembuluh darah dan kolesterol meningkat.
Baca Juga: Anak Robby Sugara Sebut Dokter Sempat Salah Diagnosis Penyakit Ayahnya
2. Aterosklerosis
Apabila kadar kolesterol dan tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan kolesterol menumpuk menjadi endapan plak, menghambat aliran darah ke jantung. Kondisi ini disebut aterosklerosis atau arteri koroner yang tersumbat.
3. Angina
Setelah seseorang mencapai tahapan arteri koroner. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri dada ketika mereka berusaha memaksakan diri. Rasa sakit itulah yang disebut angina.
4. Serangan jantung
Jika seseorang mengalami angina seharusnya sangat beruntung. Karena itu gejala awal sebelum seseorang mengalami serangan jantung. Sehingga ia bisa segera mendapat penanganan medis lebih cepat sebelum berakibat fatal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS