Suara.com - Seorang bocah berusia 17 tahun asal Nevada, Amerika Serikat, mengalami kerusakan wajah akibat vape yang sedang digunakannya meledak. Ia harus menjalani berbagai tahap operasi untuk memperbaiki wajahnya itu.
Kasus ini diterbitkan oleh New England Journal of Medicine pada 2018, menyoroti bahaya rokok elektrik yang bisa meledak kapan saja dan menyebabkan luka bakar serta kerusakan wajah yang parah.
"Dia menggunakan vape ini, dan meledak di wajahnya saat dia menggunakannya," kata salah satu dokter yang merawatnya, Dr. Katie Russell, seorang ahli bedah anak-anak di Universitas Utah di Salt Lake City.
Ledakan ini cukup kuat hingga mampu mematahkan rahang dan membuat beberapa gigi terlepas.
"Ia mematahkan rahang bawahnya, yang membutuhkan sejumlah besar kekuatan," sambung dokter Russell. Sang dokter harus memasukkan alat besi berukuran 2 inci untuk menstabilkan fraktur tulangnya.
"Rahangnya (harus) tertutup selama enam minggu," lanjutnya lagi.
"Dia hanya bisa makan makanan lunak selama enam minggu, sampai rahangnya membaik, dan dia harus dioperasi lagi untuk melepaskan alat-nya itu."
Meskipun rahang remaja ini sudah pulih, masih ada tiga atau empat giginya yang hilang. Tetapi dokter Russell mengatakan pasiennya itu ingin memperbaikinya pada musim panas ini.
Ini bukanlah kejadian aneh, masih ada setidaknya ratusan kasus yang sama akibat rokok elektrik.
Baca Juga: Peneliti Ungkap Pengguna Vape Justru Berisiko Serangan Jantung dan Stroke
Pada Oktober 2016, dokter di University of Washington Medical Center di Seattle melaporkan telah merawat 15 pasien dengan luka-luka akibat ledakan e-rokok selama sembilan bulan, menurut surat yang mereka terbitkan dalam New England Journal of Medicine .
Luka-luka termasuk luka bakar, luka bakar kimiawi dan luka -luka ledakan pada wajah, tangan, paha atau pangkal paha, kata para dokter Seattle.
Tidak ada yang tahu pasti apa yang menyebabkan ledakan e-rokok, menurut Food and Drug Administration AS (FDA).
Bahkan remaja lelaki yang ditangani dokter Russell mengatakan dirinya tidak tahu mengapa rokok elektriknya meledak.
"Dia bilang dia hanya (menggunakan) itu seperti biasa dan tiba-tiba meledak."
Menurut FDA, beberapa bukti menunjukkan bahwa baterai lithium-ion yang memberi daya pada perangkat mungkin salah.
Berita Terkait
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan