Suara.com - Anda punya posisi tidur favorit? Ternyata, posisi tidur memiliki efek yang luas pada tubuh, termasuk kondisi kesehatan.
Menurut para ahli, seperti dikutip dari www.sleepdoctor.com, itu karena kita menghabiskan sekitar sepertiga dari hidup untuk tidur. Dan ini artinya, sepertiga dari waktu tersebut kita habiskan dalam posisi tidur yang jadi kebiasaan dan kesukaan kita. Itulah mengapa posisi tidur akan sangat berdampak pada kesehatan.
Mau tahu posisi tidur apa yang paling menyehatkan? Dan, apakah posisi tidur favorit Anda yang sekarang harus segera diubah? Simak manfaat berbagai posisi tidur favorit terhadap kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
1. Tidur telentang
Tak banyak orang yang suka tidur telentang. Bahkan menurut National Sleep Foundation, hanya sekitar 8 persen orang yang memilih posisi tidur ini.
Tetapi, menurut para ahli, ini adalah posisi tidur yang optimal bagi banyak orang. Tidur telentang memungkinkan berat badan didistribusikan secara merata. Itu berarti, tidak ada tekanan yang tidak semestinya pada titik tertentu.
Tidur telentang, menurut Michael J. Breus, PhD, DABSM, dokter ahli tidur, dapat membantu mengurangi gejala GERD di malam hari, atau naiknya asam lambung.
Dan bagi perempuan, tidur telentang sangat baik untuk mencegah penuaan dini, karena tak akan memicu munculnya garis-garis halus calon keriput sebelum waktunya di wajah.
2. Tidur miring
Ada banyak orang yang memilih tidur miring sebagai posisi tidur favoritnya. Ini juga merupakan posisi tidur yang optimal untuk kesehatan setelah tidur telentang.
Bagi Anda yang kerap mendengkur atau mengalami sleep apnea, posisi tidur miring dapat membantu mengurangi dengkuran dan membantu memperbaiki kualitas tidur.
Tidur miring juga dapat membantu mengurangi sakit punggung dan leher.
Baca Juga: Inilah Posisi Tidur Terbaik dan Terburuk Menurut Para Ahli, Jangan Salah!
Tidur miring ke kiri bermanfaat untuk Anda yang mengalami masalah refluks asam lambung. Studi menunjukkan refluks asam lambung akan lebih buruk ketika orang berbaring di sisi kanan mereka. Perempuan hamil juga disarankan untuk tidur miring ke kiri, karena dapat membantu sirkulasi dan aliran darah ke plasenta.
Sedangkan tidur miring ke kanan, menurut penelitian, dapat menurunkan aktivitas sistem saraf, yang mengurangi denyut jantung dan tekanan darah.
3. Tidur meringkuk
Tidur meringkuk atau seperti posisi janin merupakan variasi dari tidur miring. Tidur meringkuk memiliki manfaat yang serupa dengan tidur miring, termasuk mengurangi mendengkur dan mengurangi tekanan pada punggung.
Tapi, tidur meringkuk dapat membuat tubuh kaku keesokan paginya. Dan saat tidur meringkuk, jalan napas bisa terganggu karena diafragma tidak berfungsi secara efektif.
4. Tidur tengkurap
Tidur tengkurap juga tidak begitu disukai. Hanya 7 persen orang yang tidur memilih posisi tidur ini menurut National Sleep Foundation. Tidur tengkurap dapat membantu mengurangi mendengkur dan apnea tidur, jadi ini mungkin bisa jadi pilihan bagi orang-orang yang suka mendengkur dalam versi ringan.
Tapi, tidur tengkurap dapat menyebabkan tekanan pada perut, serta menyebabkan leher sakit dan tidak nyaman. Itu karena tidur tengkurap tidak dapat menjaga tulang belakang dan leher dalam posisi sejajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?