Zat beracun dari asap shisha dapat menyumbat pembuluh darah sehingga menyebabkan penyakit jantung.
Masalah pernapasan. Bila asap shisha dihirup ibu hamil, anak yang dilahirkan berisiko tinggi memiliki penyakit pernapasan dan lahir dengan berat badan rendah.
Namun, bagaimana dengan shisha herbal? Apakah efek samping shisha herbal juga berdampak buruk bagi kesehatan?
Shisha herbal memang tidak menggunakan tembakau, melainkan perisa buah atau bahan alami. Meski begitu, proses pembakaran tetap menghasilkan zat beracun, seperti karbon monoksida.
Walaupun sedikit, efek buruknya pada kesehatan tetap mungkin terjadi.
Meskipun nikotin pada shisha dapat diserap air, paparan zat berbahaya lainnya dari pembakaran tembakau tetap memberikan efek samping yang membahayakan tubuh.
Apalagi telah dibuktikan bahwa rata-rata satu jam seseorang bisa mengisap shisha sebanyak 200 kali. Sementara, rokok setidaknya 20 kali isapan.
Jumlah asap shisha yang diisap pun diketahui sebanyak 90.000 ml, sedangkan merokok tembakau sebanyak 500 hingga 600 ml. Ini menunjukkan bahwa tidak ada batasan aman untuk mengisap shisha maupun rokok.
Jadi penelitian menunjukkan shisha dan rokok sama-sama memberi efe candu dan efe samping yang sama buruk untuk kesehatan.
Baca Juga: Kemenkes : Pemblokiran Iklan Rokok Efektif Turunkan Angka Perokok Pemula
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD