Suara.com - Membersihkan Rumah Bisa Ubah Mood dan Atasi Stres, Yuk Ikuti 5 Tipsnya.
Stres bisa datang pada siapa dan kapan saja, baik karena dipicu masalah keluarga, pekerjaan hingga masalah dengan pasangan.
Namun, sering kali stres malah membuat Anda tidak bergairah melakukan apa-apa saat di rumah. Padahal rumah yang bersih dan rapi bisa bikin penghuninya lebih semangat dan produktif dan memperbaiki mood.
Pasalnya membersihkan rumah yang berantakan dan kurang bersih justru bisa semakin membuat suasana hati baik.
Jadi yuk beres-beres rumah dengan cara berikut ini saat stres melanda agar mengubah suasana hati dilansir Hello Sehat:
1. Jangan menunda pekerjaan rumah
Dibandingkan menumpuk pekerjaan rumah, lebih baik mengerjakan pekerjaan-pekerjaan kecil yang bisa langsung diselesaikan tanpa menundanya. Hal ini juga tidak membuat rumah Anda langsung terlihat berantakan.
Misalnya, langsung mencuci piring setelah selesai makan, atau menyapu dan mengepel rumah setiap hari agar kotoran pada lantai tidak menumpuk, sehingga meringankan Anda saat hendak membersihkan rumah secara keseluruhan.
Depresi memang dapat membuat Anda sedih dan tidak berenergi, namun jika Anda bisa meringankan beban diri Anda sendiri untuk membersihkan rumah, Anda justru akan merasa puas dan bangga terhadap diri sendiri akan hasil dari pekerjaan yang Anda lakukan.
2. Tetapkan target saat membersihkan rumah
Dengan menetapkan target setiap harinya, Anda akan membersihkan rumah dengan lebih efisien. Tidak perlu ngoyo dengan membersihkan seisi rumah sekaligus dalam satu hari, karena hal itu mungkin memberatkan bagi Anda saat sedang mengalami depresi. Tetapi tetapkan target, bagian rumah mana saja yang harus Anda bersihkan hari tersebut dan hari berikutnya.
Baca Juga: 4 Kebiasaan Buruk saat Hadapi Masalah, Bikin Stres Jadi Makin Buruk
Contohnya, hari ini Anda ingin membersihkan kamar mandi. Lalu, Anda membersihkan area dapur. Anda juga bisa mengelompokkan jenis pekerjaan yang ingin dikerjakan dalam satu hari. Misalnya, Anda ingin mencuci hari ini. Maka Anda bisa mencuci pakaian, mencuci sepatu, mencuci piring pada hari itu.
Saat sedang depresi, pekerjaan yang membutuhkan waktu sedikit dan lebih cepat selesai akan membantu Anda meningkatkan suasana hati. Sehingga, utamakan pekerjaan yang mudah terlebih dahulu agar membersihkan rumah saat depresi akan terasa jauh lebih ringan.
3. Tidak harus sempurna
Saat sedang stres, bisa ‘menyicil’ beres-beres rumah saja sudah menjadi hal yang baik. Jadi, jangan mengharapkan hasil yang sempurna. Sebab, jika dibiarkan, hal ini dapat membuat Anda semakin stres, apalagi jika hasil pekerjaan Anda tidak sesuai dengan harapan Anda.
Nikmati proses membersihkan rumah saat depresi dan maafkan diri Anda jika rumah Anda tidak sebersih yang Anda harapkan, karena faktanya, Anda sudah berusaha membersihkan rumah hari itu. Terkadang, ada pula bagian-bagian rumah yang memang tidak bisa dibersihkan hanya dalam satu hari.
Selain itu, tidak perlu berusaha menyelesaikan pekerjaan yang tidak ada pada target Anda. Misalnya, target Anda hari itu adalah menyetrika pakaian dan menyimpannya di dalam lemari. Bersyukurlah jika Anda bisa menyelesaikan hal itu. Namun, jangan stress jika Anda tidak berhasil membersihkan isi lemari yang penuh karena hal itu ada di luar target Anda.
4. Simpan alat dan bahan pembersih dengan baik
Saat stres apalagi depresi, Anda tentu kekurangan motivasi untuk membersihkan rumah. Hal ini akan semakin parah jika Anda tidak bisa menemukan alat dan bahan pembersih. Untuk memudahkannya, letakkan alat dan bahan pembersih sesuai dengan kegunaannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?