Suara.com - Bukan hal yang baru ketika Anda diperingatkan tentang bahaya duduk sepanjang waktu. Banyak penelitian mengungkapkan duduk dalam satu posisi terlalu lama bisa menyebabkan kematian dini.
Namun, bagaimana saat pekerjaan membuat Anda harus duduk selama 8 sampai 10 jam per hari? Nah, sebuah penelitian yang baru dilakukan oleh University of Cambridge ini memberikan solusinya.
Dilansir dari timesofindia, University of Cambridge telah meninjau 16 studi dalam waktu 13 tahun termasuk data lebih dari 1 juta orang. Melalui studi ini, para peneliti menemukan bahwa satu jam berolahraga dengan intensitas sedang, bisa dengan berjalan atau bersepeda, dapat menghilangkan efek dari kebiasaan buruk ini.
Para peneliti mengatakan, studi ini ketika dievaluasi sendiri terlalu sempit untuk mengetahui dampak latihan, tetapi saat dievaluasi secara kolektif, ternyata sangat bermanfaat.
Bukan itu saja, studi lain mengungkapkan ketika Anda menghabiskan lima jam lebih untuk duduk menonton TV, setidaknya Anda harus melakukan 60-75 menit berolahraga. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko dari masalah kesehatan yang bisa ditimbulkan akibat duduk terlalu lama.
Menurut para peneliti, terlalu banyak menonton TV dikaitkan dengan gaya hidup yang tidak sehat bahkan jika Anda melakukan banyak aktivitas fisik. Jadi untuk mengurangi efek buruknya, Anda bisa fokus satu jam olahraga di gym atau ikut kelas yoga.
Cobalah untuk melakukan lebih banyak gerakan dalam aktivitas sehari-hari. Di antaranya seperti naik tangga dibanding naik lift, berjalan ke warung, membawa binatang peliharaan jalan-jalan, dan melakukan pekerjaan rumah tangga sendiri.
Berita Terkait
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Mengenal Weekend Warrior, Tren Olahraga Intens di Akhir Pekan yang Bisa Picu Cedera
-
Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Selain Adidas dan Nike, Ini 14 Merek Sepatu Olahraga yang Nyaman dan Lagi Populer
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?