Suara.com - Otak merupakan bagian paling penting dari tubuh. Namun, banyak yang tidak menyadari bahwa sebenarnya otak juga membutuhkan latihan agar tetap bugar dan sehat.
Dilansir dari thehealthsite, ada beberapa kegiatan melatih otak yang bisa Anda lakukan. Meski tampak sedikit aneh, perubahan kecil ini bisa memaksa otak Anda untuk berfungsi secara berbeda sehingga lebih banyak berlatih.
Berikut beberapa hal yang ternyata bisa meningkatkan kecerdasan otak.
1. Tutup mata saat mandi
Cobalah menyalakan shower dengan mata tertutup. Lalu mulailah mandi sambil menutup mata. Tangan Anda akan merasakan tekstur tubuh Anda sendiri. Menutup mata juga meningkatkan daya ingat Anda.
2. Ganti tempat
Ganti tempat duduk atau posisi Anda dengan orang yang dikenal. Ubah juga pandangan Anda tentang ruangan, bahkan cara Anda meraih garam dan merica. Setiap orang biasanya memiliki kursi 'sendiri' dalam keluarga atau kantor. Saat Anda bertukar tempat, otak akan mendapatkan manfaat dengan memiliki pengalaman yang berbeda.
3. Rasakan perbedaan
Tempatkan beberapa koin di kantong dan cobalah menentukan nilanya hanya dengan merasakannya menggunakan sentuhan tangan.
Baca Juga: Gejala Kanker Otak yang Diidap Agung Hercules Kerap Berupa Vertigo
Otak kita secara teratur mengandalkan isyarat visual untuk memahami perbedaan antara berbagai objek. Namun, saat Anda menggunakan kemampuan setuhan akan meningkatkan aktivitas di daerah kortikal yang memproses informasi sentuhan dan mengarah ke sinapsis yang lebih kuat.
4. Lakukan hal ini saat belanja
Saat berbelanja, pergilah ke lorong yang biasanya tidak Anda kunjungi. Lalu, lihatlah rak dari atas ke bawah. Jika ada sesuatu yang belum pernah Anda lihat sebelumnya, coba atau pikirkan. Saat Anda melakukan sesuatu yang baru di luar rutinitas, Anda akan memahami sesuatu yang baru.
5. Lakukan rutinitas pagi hari yang berbeda
Hentikan rutinitas pagi yang biasa Anda lakukan. Misalnya jika Anda menyikat gigi sebelum mandi, coba untuk melakukannya setelah mandi. Anda juga bisa mengajak anjing peliharaan Anda jalan-jalan.
Hal baru yang Anda lakukan akan melatih area korteks yang luas dan meningkatkan aktivitas otak di area yang berbeda. Sebaliknya, saat kita mengikuti pola yang sama setiap hari, kemungkinan aktivitas otak akan menurun dan itu menjadi kebiasaan.
Berita Terkait
-
Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
-
Tip Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa
-
Ingin Punya Otak Cerdas? Mulailah dengan 7 Kebiasaan Sederhana Ini
-
Temuan Baru tentang Polifenol Spearmint: Pendukung Alami Memori, Konsentrasi, hingga Kinerja Mental
-
Positive Vibes, Boiyen Ungkap Kebiasaan Baru usai Menikah
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia