Suara.com - Perayaan yang seharusnya membahagiakan justru berubah tragis ketika seorang bayi laki-laki meninggal karena kakeknya sendiri saat pesta bulan purnama.
Melansir Sin Chew Daily via World of Buzz, insiden ini terjadi di Beijing, China pada Jumat (12/7/2019). Sang kakek diketahui meminumkan alkohol pada bayi laki-laki yang meninggal tersebut.
Padahal, perayaan ini dihadiri oleh banyak teman dan kerabat. Tetapi mereka tidak memerhatikan karena sibuk makan dan mengobrol hingga mereka mabuk.
Sang kakek sengaja membawa cucunya untuk diperkenalkan kepada kerabat. Hingga suasana berubah menjadi aneh ketika salah satu tamu dengan bercanda menyarankan kakek untuk memberi makan bayi alkohol.
"Kakek tidak bisa minum jika anak itu tidak minum," kata sang kerabat bercanda.
Sayangnya sang kakek menanggapinya dengan serius dan meminumkan minuman keras itu ke bayi yang baru berusia 1 bulan itu demi membuatnya terlihat 'keren'.
Mengetahui hal ini sang ibu langsung marah dan merebutnya dari tangan sang kakek.
Setelah 30 menit, bayi itu terengah-engah, dan saat itulah dia tahu segalanya menjadi serius. Dia membawanya ke rumah sakit, tetapi sayangnya, bayi itu tidak selamat setelah beberapa jam perawatan darurat.
Dokter mengatakan bahwa bayi itu menderita alergi alkohol , dan dia juga memarahi kakek yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: DLH Jakarta Akui Udara Ibu Kota Tak Sehat untuk Bayi dan Manula
Hal yang lebih memilukan lagi adalah selama tiga tahun menikah, ia diperlakukan buruk oleh mertuanya karena kesulitan hamil. Dia berpikir buah hatinya yang meninggal oleh kakeknya sendiri ini adalah anugerah.
Berita Terkait
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
4 Sunscreen Tanpa Kandungan Alkohol dan Parfum, Minim Risiko Kulit Iritasi
-
Buat Cowok! 5 Rekomendasi Sampo Alcohol-Free Terbaik untuk Rambut Sehat, Tebal, dan Bebas Iritasi
-
4 Brightening Sleeping Mask Alcohol-Free untuk Kulit Cerah Tanpa Iritasi
-
Pemeran Sophie Bridgerton Season 4 Ungkap Dirinya Cucu Aktris Ternama Korea
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi