Tumor otak jenisi ini bersifat jinak. Karena tumor ini tumbuh sangat lambat. Tetapi, tumor ini bisa tumbuh cukup besar tanpa adanya gejala. Biasanya tumor ini menyerang wanita usia 30-50 tahun.
5. Schwannoma
Tumor otak jenis ini termasuk jinak yang muncul di sel schwann yang menghasilkan mielin untuk melindungi saraf perifer. Biasanya tumor otak jenis ini rentan menyerang orang dewasa dan wanita dua kali lebih berisiko daripada pria.
6. Craniopharygioma
Tumor otak ini berkembang di area kelenjar hipofisis dekat hipotalamus. Tumor jenis ini biasanya bersifat jinak dan bisa menjadi ganas.
Karena mereka dapat menekan atau merusak hipotalamus serta memengaruhi fungsi vital. Biasanya tumor jenis ini diderita oleh anak-anak dan remaja.
Tumor Otak Sekunder
Tumor otak sekunder adalah tumor yang disebabkan oleh kanker dari organ tubuh lain. Tumor otak ini tidak sama dengan tumor otak primer.
Penyebaran kanker di dalam tubuh yang disebut metastasis. Kanker yang menyebar ke otak adalah penyakit yang sama dan memiliki nama sama dengan kanker asli (primer).
Baca Juga: Ibu Tya Ariestya Derita Tumor Otak, Ini Gejala Awal yang Dialami!
Contohnya, kanker paru-paru yang menyebar ke otak, penyakit ini disebut kanker paru-paru metastatik. Karena sel-sel dalam tumor sekunder menyerupai sel-sel paru abnormal, bukan sel-sel otak abnormal.
Berita Terkait
-
Dugaan Pesta Sesama Jenis di Karawang, Wagub Jabar Minta Polisi Usut Tuntas
-
6 Rekomendasi Sunscreen yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Lengkap dengan Kelebihannya
-
Mahasiswa Kepergok Ciuman Sesama Jenis di PNJ, Sang Ayah Datang Minta Maaf hingga Bersujud
-
Edukasi Bahan Baku Alami: Gula dari Nira Kelapa dan Aren untuk Bisnis
-
Batasan Pertemanan Lawan Jenis: Masih Relevankah di Tengah Era Kebebasan Saat Ini?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?