Suara.com - Aplikasi FaceApp yang membuat wajah seseorang menjadi menua sedang hits di media sosial. Banyak orang berusaha menunjukkan perbedaan penampilannya di masa muda dan masa tua.
Penampilan seseorang akan terlihat berbeda karena hasil editing aplikasi ini memperlihatkan kulit mereka lebih tipis, turun dan keriput layaknya orang tua.
Tetapi, mengapa penuaan selalu identik dengan kulit yang keriput seiring bertambahnya usia?
Melansir dari Scientific American, seseorang menghasilkan kolagen 1 persen lebih sedikit setiap tahunnya setelah usia 20 tahun.
Padahal kolagen berperan untuk menjaga kekencangan kulit. Karena itu, kulit akan menjadi lebih tipis dan rapuh seiring bertambahnya usia akibat kolagen menjadi lebih sedikit.
Selain itu, fungsi kelenjar minyak dan keringat akan berkurang sehingga produksi elastin menjadi lebih sedikit seiring berjalannya usia.
Begitu pula pembentukan GAC yang menjaga kulit manusia agar tetap terdehidrasi. Akibatnya membentuk kerutan di kulit yang disebut sebagai proses penuaan intrisik.
Belum lagi ditambah proses penuaan ekstrinsik yang dipengaruhi oleh kerusakan matahari dan lingkungan.
Penuaan ekstrinsik muncul sebagai penebalan lapisan cornified, perubahan prakanker seperti lesi yang disebut actinic, keratosis, kanker kulit, pembentukan bintik-bintik hitam dan hilangnya kolagen.
Baca Juga: Jangan Kebanyakan Minum Bubble Tea, Ini Picu Penuaan Dini Hingga Jerawat
Sehingga proses penuaan kulit akan bersamaan dengan munculnya bercak coklat dan warna kulit yang sudah tidak merata.
Berita Terkait
-
Apakah Sunscreen Bisa Bikin Awet Muda? Ini Kata Dokter dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
Sunscreen Anessa Berapa Harganya? Ini 5 Varian Terbaik dan Manfaatnya untuk Kulit
-
5 Krim Viva untuk Mengurangi Tanda Penuaan Dini, Harga Murah Mulai Rp14 Ribuan
-
Cari Serum Anti Aging Lokal yang Bagus? Ini 5 Pilihan Aman Mulai Rp23 Ribuan
-
5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI