Suara.com - Saat sedang lapar atau sekadar mencari camilan, burger bisa menjadi pilihan. Akan tetapi, kita semua tahu makanan cepat saji seperti burger bisa berdampak pada kesehatan sehingga terkadang membuat kita bingung.
Namun, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh setelah kita mengonsumsi burger. Dilansir dari timesofindia, menurut ilmu pengetahuan, junk food mengandung banyak kalori, lemak, dan kelebihan sodium yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan.
Misalnya satu burger bisa mengandung 500 kalori, 25 gram lemak, 40 gram karbohidrat, 10 gram gula, dan 1.000 miligram natrium. Semua komponen tersebut sudah cukup untuk mengacaukan sistem.
Selain itu, 15 menit setelah gigitan pertama, Anda akan mengalami lonjakan glukosa yang sangat besar. Hal ini bisa memicu pelepasan insulin yang berakibat Anda merasa lapar kembali dalam beberapa jam.
Bukan cuma itu, mengulangi pola makan ini bisa meningkatkan risiko diabetes. Dalam istilah ilmiah, proses mengambil kalori yang berlebihan bisa menempatkan pada risiko stres oksidatif pada sel.
Mengomsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dapat berbahaya untuk kesehatan Anda. Misalnya, saat sekelompok pria sehat diminta untuk mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, ditemukan bahwa arteri mereka terganggu secara signifikan. Hal ini bisa menyebabkan penyakit jantung di kemudian hari.
Selain itu, jumlah natrium yang tinggi dapat berdampak negatif pada pembuluh darah.
Berita Terkait
-
7 Trik Marketing Anti-Mainstream Aldi Taher yang Bikin Aldis Burger Viral dan Laris
-
Viral dan Sering Sold Out, Berapa Omzet Aldi's Burger Milik Aldi Taher?
-
Siapkan Kado Nikah untuk El Rumi dan Syifa Hadju, Aldi Taher Bakal Kirim Burger Raksasa
-
Jawaban Kocak Aldi Taher Soal Awal Mula Promosi Aldis Burger Bikin Raditya Dika Melongo
-
Cuma Aldi Taher yang Bisa, Iklan Nyeleneh Menu Baru Burger Cireng hingga Tantang CEO Burger Dunia
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS