Suara.com - Jarang Dilakukan, Ternyata Ini Cara Pakai Deodoran yang Tepat.
Salah memilih dan menggunakan deodoran bukannya menghilangkan bau badan malah bikin ketiak kering atau bahkan tidak memberikan efek terhadap bau badan yang ingin Anda hilangkan.
Aktivitas di luar rumah memungkinkan tubuh untuk menghasilkan keringat berlebih. Ketiak merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering berkeringat. Selain membuat tidak nyaman, keringat berlebih juga dapat memicu bau badan.
Deodoran tidak hanya asal dioles di kulit ketiak. Supaya produk deodoran yang digunakan bekerja lebih optimal, penting untuk mengetahui cara pakainnya.
Menurut dr. Melyawati, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika pakai produk deodoran dilansir dari Hello Sehat.
1. Hindari produk dedoran yang mengandung wewangian
Sudah jadi hal yang lumrah bila kita cenderung memilih produk deodoran yang beraroma harum. Namun, apa pun varian aromannya, parfum atau wewangian yang ditambahkan dalam produk deodoran justru dapat memicu iritasi. Khususnya bagi Anda pemilik kulit sensitif.
Dokter Melyawati yang berpraktik di Rumah Sakit Siloam Kebun Jeruk pun mengamini pernyataan tersebut.
“Berdasarkan penelitian yang sudah ada, pewangi dan pengharum paling sering menyebabkan iritasi di kulit. Kalau orang yang kulitnya sensitif pakai produk mengandung parfum yang terlalu kuat, kulitnya akan sangat mudah iritasi,” terang dr. Melyawati.
Bagi pemilik kulit sensitif, wewangian yang berasal dari minyak esensial juga bisa memicu iritasi di kulitnya.
Baca Juga: Alami Bau Badan? Tenang, 4 Bahan Alami Ini Bisa Jadi Solusinya
Oleh sebab itu, penting bagi orang-orang dengan kulit sensitif menghindari produk-produk perawatan diri yang mengandung wewangian.
2. Pakai deodoran di malam hari
Apakah Anda salah satu orang yang punya kebiasaan pakai deodoran di pagi hari sebelum beraktivitas? Faktanya, cara pakai deodoran ini tidak tepat. Para ahli justru menganjurkan pakai deodoran di malam hari.
Kenapa? Begini, saluran keringat yang ada di ketiak Anda itu diibaratkan sebagai sebuah gang. Pada siang hari, gang ini cenderung dipenuhi oleh beragam kendaran dan hiruk pikuk orang-orang di sekitarnya.
Sama halnya ketika Anda pakai produk deodoran di pagi atau siang hari. Produksi keringat yang cenderung lebih banyak di siang hari membuat produk deodoran tidak akan efektif menghambat saluran kelenjar keringat. Inilah sebabnya, pakai deodoran di malam hari adalah cara efektif untuk mendapat manfaatnya.
“Kalau malam hari kita cenderung lebih tenang. Tidak ada aktivitas fisik seperti naik tangga atau segala macam. Hal ini membuat saluran keringat lebih clear sehingga produk deodoran bisa masuk ke dalam kelenjar keringat lebih dalam. Dengan begitu produksi kelenjar keringat keesokan harinya tidak sampai ke permukaan kulit karena sudah ada produk deodoran yang menyumbatnya,” papar dr. Melyawati.
3. Selalu cek komposisi bahannya
Ada banyak sekali pilihan produk deodoran yang dijual di toko. Namun, pernahkah Anda benar-benar memahami apa saja bahan-bahan yang terkandung di dalam produk tersebut?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil