Suara.com - Merasakan Sakit Punggung Saat Duduk? Ini 7 Cara untuk Meredakannya.
Banyak duduk, khususnya bagi pekerja kantoran bisa membuat seseorang mengeluhkan sakit pinggang.
Namun tidak sedikit pula, setelah berdiri dalam jangka waktu yang cukup lama, duduk seharusnya seolah menjadi “angin segar” bagi tubuh karena bisa beristirahat. Namun, bagi beberapa orang mengeluhkan rasa sakit pada punggung saat duduk.
Sebenarnya, apa penyebab punggung sakit saat duduk, dan bagaimana cara mengatasinya agar cepat sembuh? Simak ulasan di bawah ini, ya!
Ada berbagai penyebab yang bisa mendasari kondisi tersebut, berikut contohnya dilansir Hello Sehat:
1. Posisi duduk yang salah
Penyebab utama mengapa punggung sakit saat duduk yakni karena postur tubuh yang tidak tepat. Coba ingat-ingat kembali, mungkin Anda hobi duduk dengan posisi membungkuk, terlalu condong ke depan seperti bersandar di meja, atau bahkan posisi tubuh seperti merosot ke bawah.
Kebiasaan duduk terlalu lama, serta posisi siku yang terlalu jauh dari meja saat duduk juga bisa membuat punggung sakit. Kesemua hal tersebut dapat membuat cakram pada tulang punggung menjadi tegang.
Cakram adalah bantalan berisi cairan yang bertugas sebagai pelindung tulang belakang agar tidak sakit saat bergesekan. Jika cakram tersebut menegang, biasanya kemudian akan timbul rasa nyeri dan ketidaknyamanan pada punggung.
Baca Juga: Saipul Jamil Ultah ke-39, Dewi Perssik Akan Datang Menjenguk
Joan Vernikos, selaku penulis buku “Sitting Kills, Moving Heals”, menjelaskan mengenai alasan postur tubuh saat duduk bisa menyebabkan nyeri punggung. Menurutnya, tubuh memang tidak dirancang untuk duduk, terlebih dengan postur yang salah.
Ini karena tubuh manusia pada hakikatnya sebaiknya terus bergerak. Itulah mengapa ketika Anda duduk, entah dalam waktu lama atau dengan postur yang salah, oksigen dan nutrisi yang didapatkan otot dari darah pun sangat sedikit.
2. Otot punggung melemah
Seluruh otot-otot inti tersebar di bagian tubuh mana pun, meliputi punggung, pinggul, perut, serta bokong. Jika otot-otot melemah, otomatis tidak dapat mendukung fungsi tulang belakang dengan baik.
Itu sebabnya, hal tersebut berdampak saat Anda duduk yang membuat punggung terasa sakit.
3. Kondisi medis tertentu
Selain memang karena posisi duduk serta otot punggung yang melemah, beberapa kondisi medis tertentu juga dapat menyebabkan sakit punggung saat duduk.
Misalnya penyempitan tulang belakang (spinal stenosis), ketegangan otot, sciatica, maupun herniated nucleus pulposus (NHP).
Siapa pun tentu tidak ada yang menyukai duduk tapi dengan kondisi punggung yang tidak nyaman. Nah, agar tidak membebani tubuh, berikut beberapa tips untuk meredakan sakit punggung saat sedang duduk:
1. Ubah posisi duduk
Jika punggung mulai terasa nyeri dan tidak nyaman, coba segera ubah posisi duduk Anda. Idealnya, posisikan tubuh tegak lurus dari mulai kepala, bahu, hingga punggung.
Jaga bahu dan punggung agar tetap tegak dan tidak membungkuk. Posisi seperti ini akan mengurangi risiko sakit punggung saat duduk.
2. Rutin mengganti posisi
Sebelumnya sempat disebutkan bahwa duduk terlalu lama bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya nyeri pada punggung. Maka itu, Anda dianjurkan untuk rutin mengubah posisi jika mau tidak mau harus duduk dalam waktu yang cukup lama.
Beri waktu tubuh untuk beristirahat setiap 30 menit sekali, dengan bangkit dari duduk dan melakukan gerakan peregadangan. Di samping itu, jangan lupa posisikan meja, kursi, dan tubuh Anda senyaman mungkin. Sesuaikan ketinggian meja dan kursi dengan tubuh Anda.
3. Rutin melakukan olahraga
Sering malas berolahraga? Mulai sekarang, cobalah melakukan olahraga secara teratur. Pasalnya, cara yang satu ini membantu memperkuat otot-otot inti pada punggung dan sekitarnya, sekaligus mengurangi ketegangan.
Dengan begitu, keluhan sakit punggung saat duduk yang kerap Anda alami berangsur-angsur bisa berkurang.
4. Ganjal punggung dengan menggunakan bantal
Supaya lebih aman saat duduk, Anda bisa mengakali punggung yang sakit dengan mengganjalnya menggunakan bantal. Menempatkan bantal di bagian tulang belakang sembari duduk bisa mendukung postur tubuh yang tegak, tapi tetap nyaman.
5. Gunakan bantal pemanas
Selain pakai bantal sebagai pengganjal, pilihan lainnya juga bisa dengan menggunakan bantal pemanas. Namun, cara ini biasanya baru dilakukan setelah nyeri pada punggung sedikit mereda.
Rasa hangat dari bantal pemanas ini bisa membantu membuat tulang belakang lebih nyaman, sekaligus melancarkan aliran darah di punggung.
6. Beri pijatan pada punggung
Meski terasa sakit, tapi memberikan sedikit pijatan pada punggung dapat membantu melemaskan otot-otot yang tegang. Jika tidak mungkin melakukannya sendirian, Anda bisa minta pertolongan orang-orang terdekat untuk memijat perlahan bagian punggung yang terasa nyeri.
7. Minum obat pereda nyeri
Langkah terakhir yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit punggung saat duduk adalah dengan minum obat pereda nyeri. Ambil contohnya obat non-steorid anti-inflamasi (NSAID).
Lakukan tips di atas untuk meredakan sakit punggung saat duduk. Kalau masih berlanjut, Anda bisa konsultasikan ke dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
Terkini
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa