Menelan udara ini dapat meningkat jika Anda minum minuman berkarbonasi saat makan. Tubuh juga menghasilkan gas ketika makanan dicerna. Karena itu, sampai udara menemukan jalan keluar, Anda mungkin merasa tidak nyaman.
Untuk menghindari hal ini atau setidaknya mengurangi jumlah udara yang mencapai perut Anda, disarankan agar Anda makan perlahan dan mengunyah makanan Anda dengan baik.
4. Mudah merasa gelisah
Ada kepercayaan umum bahwa kebanyakan makan bisa membuat Anda mengantuk, tetapi kenyataannya adalah jika Anda makan berlebihan, bisa membuat Anda merasa gelisah dan tidak bisa tidur.
Jika makanan yang Anda makan tinggi karbohidrat (seperti pasta atau pai), bahkan jika Anda tertidur tepat waktu, pada malam hari ketika kadar gula dalam tubuh turun, Anda mungkin bangun lapar lagi.
Hal terbaik yang harus dilakukan untuk menghindari situasi seperti ini adalah berhenti makan sebelum tidur. Tetapi jika Anda sudah melakukan kesalahan, maka membuat kamar gelap dan menyalakan AC bisa membantu Anda untuk tidur dan meredakan kegelisahan.
5. Kepala pusing
Pusing adalah sesuatu yang juga dapat terjadi saat Anda kebanyakan makan. Ini karena untuk mencerna makanan, metabolisme mempercepat dan begitu pula detak jantung.
Sekali lagi, tidak ada yang bisa dilakukan untuk mengimbangi perasaan ini.
Baca Juga: Makan Paha atau Dada Ayam, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
Untuk merasa lebih nyaman, minumlah banyak cairan dan istirahat sampai perasaan mereda.
6. Mudah jengkel dan tidak bisa berkonsentrasi
Merasa gugup dan jengkel atau mengalami kesulitan berkonsentrasi bisa terjadi setelah makan berlebihan atau kebanyakan makan.
Pasalnya saat Anda makan berlebihan, tubuh melepaskan hormon insulin untuk menyimpan kelebihan gula.
Kelebihan gula ini akan digunakan oleh tubuh ketika gula darah Anda rendah atau ketika Anda membutuhkan lebih banyak energi di antara waktu makan atau selama olahraga.
Kondisi ini menyebabkan kadar gula dalam tubuh turun drastis, memberi Anda semua jenis perasaan tidak menyenangkan yang tidak diinginkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia