Suara.com - Anak kedua Dede Sunandar, Ladzan kini tengah menderita penyakit langka di usia 1,4 tahun. Dede Sunandar menceritakan anak keduanya itu menderita sindrom williams.
Penyakit langka sindrom williams itulah yang membuat anaknya mengalami masalah jantung, paru-paru hingga lambung. Bahkan anak keduanya juga harus menjalani operasi bertahap agar sembuh dari penyakitnya.
Dede Sunandar sempat bercerita anaknya harus menjalani operasi sebanyak 4 kali secara bertahap dari usia 1 tahun, 7 tahun, 13 tahun hingga 23 tahun.
Tentu bukan hal mudah bagi Dede dan istrinya melihat kondisi anaknya yang menderita sindrom williams. Apalagi sindrom williams ini termasuk kelainan genetik langka yang menyebabkan banyak masalah perkembangan.
Melansir dari webmd.com, sindrom adalah serangkaian gejala yang muncul bersamaan. Gejala penyakit ini pun termasuk sulit didiagnosis sejak awal ketika seseorang lahir.
Biasanya dokter bisa mendiagnosis secara tepat jika gejalanya sudah berkembang. Gejala sindrom williams bisa memengaruhi bagian tubuh, seperti wajah, jahtung dan organ lainnya.
Adapun gejala umum seseorang menderita sindrom williams seperti yang dilansir dari Healthline.
1. Wajah berbeda, seperti mulut lebar, hidung kecil dan bibir penuh
2. Sakit perut
3. Gangguan belajar
4. Fobia spesifik
5. Keterlambatan bicara
6. Bertubuh pendek
7. Kelainan ginjal, dan
8. Rabun dekat
Seseorang yang menderita sindrom williams juga memiliki ciri-ciri kepribadian yang berbeda dengan orang di sekitarnya.
Baca Juga: Anak Idap Penyakit Langka, Dede Sunandar Mau Nangis Bilang Ini ke Istri
1. Minat bermusik
2. Sulit kontak fisik
3. Terlalu ramah
4. Sensitif terhadap suara keras
Banyak pula yang menderita sindrom williams memiliki masalah dengan jantung dan pembuluh darahnya.
Berita Terkait
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Beda Sariawan Biasa dan Gejala Kanker Mulut, Begini Penjelasannya
-
Apa yang Terjadi Jika Anda Terkena Virus Nipah? Kenali Gejala dan Pencegahannya
-
Ancaman Baru Virus Nipah: Tingkat Kematian 75%, Thailand Waspada, Apa Gejalanya?
-
Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini