Sementara itu, lendir vagina yang jernih dan encer dapat terjadi kapan saja di luar periode ovulasi. Hal ini sepenuhnya normal selama Anda tidak mengalami gejala lain.
3. Berwarna kuning atau hijau
Keputihan sebelum haid bisa menjadi tidak normal apabila lendir vagina tampak berwarna kuning atau hijau. Biasanya, lendir vagina juga tampak sangat kental, menggumpal, dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Lendir berwarna kuning dan hijau dapat menandakan infeksi bakteri trikomoniasis. Namun, ada pula beberapa wanita yang mengalami keputihan seperti ini setelah mengonsumsi suplemen tertentu.
4. Merah atau cokelat
Keputihan dengan warna merah atau cokelat tergolong normal apabila terjadi selama menstruasi atau beberapa hari setelahnya. Keputihan yang disertai sedikit bercak darah juga normal dan disebut sebagai spotting.
Meski begitu, waspadalah jika Anda terus-menerus mengalami keputihan seperti ini di luar periode menstruasi. Keputihan berwarna merah dan cokelat dapat menandakan pertumbuhan jaringan fibroid pada rahim atau kanker serviks.
Selama lendir vagina tampak normal, keputihan sebelum haid bukanlah kondisi yang perlu dikhawatirkan. Hal ini sepenuhnya menandakan bahwa Anda sedang mengalami ovulasi menjelang haid.
Namun jika keputihan sudah berlebihan hingga berminggu-minggu dan mengkhawatirkan Anda, Anda dapat mendiskusikan masalah ini dengan dokter. Dokter dapat melakukan pemeriksaan terhadap lendir vagina untuk mendeteksi masalah kesehatan sedini mungkin.
Baca Juga: HUT ke-74 Kemerdekaan RI Turut Dirayakan di Tembok Besar China
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak