Suara.com - Barbie Kumalasari kembali menjadi sorotan publik ketika tampil mengenakan mini dress sata hangout bersama teman-temannya.
Pasalnya, baju yang dikenakan cukup mengekspos bagian pahanya. Hal itu membuat warganet justru salah fokus dengan selulit di bagian pahanya.
@seftiyaaulfaa_ : "Selulit nya kelihatan"
@ssyy.160 : "Selulit kelihatan,"
@adly8679 : "Serat serat paha dibagian paling bawah,"
@angelicastprbw : "Perawatan milyaran selulit kok masih aja nongol."
Selulit adalah suatu kondisi yang membuat kulit terlihat berlesung dan bergelombang. Biasanya terjadi di area dengan timbunan lemak seperti bokong dan paha.
Kebanyakan wanita akan melakukan perawatan apapun demi menghilangkan selulit. Tetapi, perawatan semahal apapun juga akan sia-sia jika tidak diimbangi dengan gaya hidup sehat.
Melansir dari Dr Axe, ada beberapa makanan yang semestinya dihindari jika Anda ingin menghilangkan selulit.
Baca Juga: Ngaku Habiskan Miliaran untuk Perawatan, Selulit Barbie Kumalasari Terlihat
1. Gula dan garam
Gula menyebabkan retensi cairan, peradangan dan penyimpanan lemak tubuh, yang semuanya dapat meningkatkan penampilan selulit.
Selain itu, Anda juga perlu membatasi asupan natrium. Karena, garam adalah salah satu penyebab utama retensi air, yang dapat memperburuk selulit dan kembung.
2. Tepung olahan dan produk biji-bijian
Makanan jenis ini bisa berubah menjadi gula dan tinggi kalori yang dapat disimpan sebagai lemak ekstra.
3. Makanan alergen
Berita Terkait
-
Raline Shah Bagikan Cara Jaga Kesehatan Tanpa Diet Ketat
-
Realistis atau Privilege? Mendalami Zero Waste di Lingkungan Masyarakat
-
Sentuhan Desain Italia dan Gaya Hidup Aktif Bertemu dalam Konsep Gerai Premium di Bekasi
-
Dari Kawasan Konservasi Jadi Destinasi Gaya Hidup, Ini Pesona Baru Danau Cihuni
-
Bukan Sekadar Olahraga, Footgolf Jadi Cara Baru Cari Sehat Sekaligus Bangun Relasi
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19