Suara.com - Bagi pria, membiarkan jenggot dan kumis tumbuh ternyata memberikan banyak manfaat. Tidak sekadar meningkatkan penampilan, jenggot bisa melindungi Anda dari bakteri penyebab penyakit.
Faktanya, orang memiliki jenggot dan kumis biasanya jauh lebih sehat daripada mereka yang tidak. Meskipun ada beberapa wanita mungkin tidak tertarik dengan pria berjenggot.
Melansir dari Asia One, adapun sejumlah manfaat kesehatan menumbuhkan jenggot dan kumis bagi semua pria.
1. Mencegah infeksi bakteri
Anda akan lebih terhindar dari bakteri penyebab penyakit yang bisa menyusup melalui pori-pori kulit. Sebab, pori-pori Anda terlindungi oleh jenggot yang bisa membantu mencegah folikulitis dan pseudofolliculitis barbae. Biasanya infeksi bakteri ini menyebabkan kulit gatal, merah dan meradang.
2. Bertindak sebagai filtrasi
Jenggot dan kumis yang dibiarkan tumbuh sangat berguna bagi penderita asma dan alergi. Sebab rambut jeggot dan kumis menjebak debu, serbuk sari dan jamur sebelum masuk melalui mulut atau lubang hidung.
3. Mengurangi sakit gusi
Percaya atau tidak, jenggot dan kumis juga bisa mengurangi penyakit gusi akibat bakteri masuk ke mulut. Anda memang harus rutin menggosok gigi, tetapi jenggot dan kumis bisa melindunginya sebelum terjadi.
Baca Juga: Agar Jenggot Lebih Subur, Perhatikan 5 Asupan Ini!
4. Mencegah jerawat
Jenggot juga membantu mencegah jerawat pada pria. Hal ini biasanya disebabkan oleh luka akibat pisau cukur yang menyebarkan kuman atau bakteri pemicu jerawat.
5. Melindungi kulit dari sinar matahari
Menumbuhkan jenggot juga melindungi wajah dari sinar ultraviolet (UV) yang membentuk garis atau bintik-bintik. Karena, jenggot melindungi kulit wajah dari sengatan matahari yang bisa menyebabkan kanker kulit atau sejenisnya.
Berita Terkait
-
Asam Urat Kumat Bikin Nyeri Sendi, Coba Resep Ramuan Daun Kumis Kucing Ini
-
Kenang Epy Kusnandar, Opie Kumis: Sosoknya Nggak Pelit Ilmu!
-
Kenang Epy Kusnandar, Opie Kumis: Selalu Bantu Teman Susah
-
Arya Saloka Tampil Lebih Religius, Ini Penjelasan soal Jenggot Barunya
-
Alasan Jenggot Habib Umar bin Hafidz Berwarna Merah, Genetik atau Ikut Ajaran Rasul?
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru