Suara.com - Aktris cantik Kartika Putri mengaku merasa khawatir menjelang kelahiran buah hati pertamanya bersama Habib Usman bin Yahya.
Kekhawatiran ini muncul akibat dirinya terlalu sering menonton video proses persalinan. Baik proses secara normal maupun caesar.
"Sudah lihat semua video dari model cesar, normal, sudah semua," tutur Kartika Putri, Selasa (27/82/2019).
Rasa khawatir ini ternyata sampai dirasakan suaminya.
"Dia nggak deg-degan sih (awalnya), cuma tiba-tiba 'gimana ya, bisa nggak ya, aduh bakalan ngedennya lama nih' gitu," ujar Usman Bin Yahya.
Meski begritu, Kartika Putri tetap teguh pada keinginannya untuk melahirkan secara normal.
Persalinan terkadang terdengar menakutkan bagi sebagian perempuan, terutama bagi calon ibu baru. Namun jangan sampai hal ini membuat calon ibu stres, sebab stres dapat memengaruhi janin.
Cara terbaik agar kelahiran lancar adalah bersikap santai selama persalinan.
Baca Juga: Nonton Video Persalinan, Kartika Putri Takut Jelang Melahirkan
Santai selama persalinan akan membantu calon ibu dalam banyak hal. Tubuh akan bekerja lebih baik dan mendorong pelepasan hormon yang berfungsi membantu selama melahirkan.
Hormon utama yang membantu calon ibu melahirkan secara efektif disebut oksitosin. Ini memengaruhi frekuensi, panjang dan kekuatan kontraksi calon ibu, dan akan mudah lepas saat merasa tenang, aman dan santai.
Ada juga hormon endorfin yang dapat mengurangi rasa sakit dan membantu calon ibu lebih tenang serta dapat mengatasi kontraksi. Endorfin juga dapat mengatur kekuatan persalinan.
Kenali tubuh dan pelajari cara rileks selama kehamilan. Kemudian begitu melahirkan, calon ibu dapat menggunakan teknik relaksasi yang telah Anda praktikkan.
Caranya adalah dengan ambil napas dalam-dalam, dan saat bernapas, biarkan otot rileks sehingga terasa longgar dan lemas, bukan kaku.
Berlatihlah secara rutin menjelang melahirkan. Jadi begitu melahirkan tubuh akan tahu bagian mana yang tegang dan bagaimana cara menenangkannya.
Berita Terkait
-
Bude Wellness Tuai Sorotan Lagi, Dituding Anti Lahiran di RS Gegara Tak Sesuai Fitrah
-
Viral Mahasiswi Melahirkan saat Mudik: Awalnya Ngaku Sakit Perut, Berakhir Bawa 'Oleh-oleh' Bayi
-
Sempat Vakum Usai Bercadar, Kartika Putri Kembali ke Medsos atas Arahan Suami
-
Umrah di Tengah Konflik Iran-Israel, Habib Usman Tetap Boyong Keluarga Lebaran di Tanah Suci
-
Aurelie Moeremans dan Tyler Bigenho Dikaruniai Bayi Berjenis Kelamin Laki-Laki
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal