Suara.com - Hampir setahun, Cinta Penelope berjuang melawan penyakit kankernya. Artis 35 tahun ini pun mengaku kondisinya sudah makin membaik setelah melakukan sejumlah pengobatan kanker.
Cinta Penelope juga mengaku berat badannya menurun selama menderita kanker. Meski begitu, ia tetap bersyukur masih bisa beraktivitas seperti orang biasa.
"Alhamdulillah baik (kondisinya), alhamdulillah diberi kesehatan hingga bulan ke-11 aku (sakit kanker). Walaupun terlihat lebih kurus, insyaallah sehat, alhamdulillah masih bisa jalan ya, masih bisa beraktivitas," ungkap Cinta Penelope, saat dijumpai di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Melansir dari Cancer Care, kebanyakan orang yang menderita kanker akan mengalami perubahan berat badan, kehilangan otot dan kelelahan di beberapa titik perawatannya.
Salah satu penyebabnya adalah kanker yang dideritanya itu sendiri. Misalnya, dalam upaya melawan kanker, tubuh memproduksi zat sitokin.
Zat sitokin ini bisa menyebabkan penurunan berat badan, otot dan nafsu makan. Penyebab umum penurunan berat badan lainnya adalah pengobatan kanker.
Radiasi dan kemoterapi yang sering menyebabkan penurunan nafsu makan. Pengobatan ini juga menyebabkan efek samping seperti mual, muntah dan sariawan yang memengaruhi nafsu makan penderita.
Pada akhirnya, nafsu makan yang menurun akan memengaruhi berat badan dan otot. Kelelahan juga termasuk faktor, karena penurunan dalam olahraga dan aktivitas fisik lainnya.
Hla itu terjadi ketika penderita merasa tidak nyaman dapat menyebabkan hilangnya otot. Karena itu, penderita juga membutuhkan obat-obatan yang meningkatkan nafsu makan sehingga perlu konsultasi terhadap tim medis.
Baca Juga: Hampir Setahun Idap Kanker, Begini Kondisi Terkini Cinta Penelope
Namun, perlu diingat bahwa tingkat nafsu makan dan energi juga dipengaruhi oleh rasa sakit, kecemasan dan depresi.
Berita Terkait
-
Bukan Tips Diet: Membedah Stigma dan Kebebasan dalam Novel Amalia Yunus
-
Bebas Makan Enak, 5 Tips Tetap Stabilkan Berat Badan saat Hari Raya
-
Audy Item Bicara Obesitas: Pentingnya Dukungan Medis untuk Menurunkan Berat Badan
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Bintangi Film The King's Warden, Park Ji Hoon Ungkap Perjuangan Turun 15 Kg
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi