Suara.com - Aktris kenamaan Song Hye Kyo dan ibunya ternyata pernah mendapat ancaman serta pemerasan dari mantan manajernya sendiri.
Insiden ini memang pernah terjadi pada 2005, namun baru terungkap akhir-akhir ini dalam program televisi 'Rumor Has It'.
Sang mantan manajer mengancam akan menyiram sang aktris dengan air keras.
"Jika kamu tidak mengirimkan 250 juta won (sekitar Rp2,9 miliar) maka aku akan menyiramkan air keras pada tubuhmu dan Song Hye Kyo," tulis sang manajer dalam sebuah surat.
Sang mantan manajer juga mengungkapkan dirinya sudah menyiapkan tong berisi asam klorida dan halusinogen untuk disiramkan pada Song Hye Kyo dan ibunya apabila tidak memenuhi permintaannya.
Air keras memang terdiri dari berbagai macam, di antaranya asam klorida, asam sulfat, asam fosfat hingga asam nitrat.
Berdasarkan Canadian Centre for Occupational Health and Safety, secara umum air keras ini dapat membakar dan menghancurkan jaringan tubuh.
Semakin kuat atau lebih terkonsentrasi air keras dan semakin lama menyentuh tubuh, akan semakin buruk cedera yang disebabkan oleh bahan kimia ini.
Jika terkena mata, air keras dapat menyebabkan iritasi parah, bahkan dalam beberapa kasus dapat membakar mata. Ini dapat menyebabkan bekas luka atau kebutaan permanen.
Baca Juga: Tak Tampak Menua, Ini 5 Potret Song Hye Kyo yang Awet Muda
Apabila mengenai kulit, air keras dapat menyebabkan iritasi atau membakar kulit hingga menyebabkan lepuhan. Luka bakar yang diakibatkan oleh air keras yang terjadi pada sebagian besar tubuh dapat menyebabkan kematian.
Untungnya, kasus ini dapat dituntaskan dengan baik dan setelah tahu pelakunya, Song Hye Kyo memutuskan untuk tidak melanjutkannya ke ranah hukum.
Berita Terkait
-
Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam
-
Takut Bansos Dicabut, Warga Enggan Laporkan Kematian Keluarga
-
Jaga Citra Polisi, Kasus Kematian Kurt Cobain Tak Akan Dibuka Lagi
-
Battle of Fates Dikecam, Ramal Kasus Kematian Petugas Pemadam Kebakaran
-
Kematian Tragis Kurt Cobain, Pukulan Telak Grunge dan Misteri Bunuh Diri atau Dibunuh
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga