Suara.com - 3 Buah Memperlancar Jumlah ASI serta Menyehatkan Ibu Menyusui.
Ibu yang meyusui dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Ibu juga baik untuk mengonsumsi buah-buahan merupakan sumber serat, vitamin, serta mineral yang penting untuk menunjang kesehatan ibu dan bayinya selama masa menyusui.
Bahkan, rajin makan aneka buah-buahan ternyata bisa bermanfaat baik bagi Anda yang sedang giat memperbanyak jumlah ASI.
Sebenarnya, makan buah tidak hanya bertujuan untuk memudahkan kerja sistem pencernaan. Kandungan sejumlah zat gizi yang ada di dalam beragam buah-buahan juga bisa membantu untuk memperlancar jumlah ASI pada ibu menyusui.
Nah, maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa jenis buah-buahan berikut ini selama masa menyusui dilansir Hello Sehat:
1. Pepaya hijau
Pepaya mungkin lebih umum dijumpai dengan daging buah yang berwarna jingga atau oranye. Pepaya yang daging buahnya berwarna oranye biasanya memiliki rasa yang manis saat dimakan.
Namun, buah pepaya untuk membantu memperlancar ASI bukan yang biasa ditemui dengan warna oranye tersebut. Melainkan memiliki daging buah yang berwarna hijau kemudaan.
Jika dibandingkan pepaya dengan buah berwarna oranye, pepaya yang daging buahnya berwarna hijau ini memiliki rasa yang tidak terlalu manis. Bahkan, sekilas mungkin bisa dianggap seperti belum matang.
Baca Juga: Memompa ASI Terlalu Keras, Kapiler dan Puting Payudara Aktris Ini Pecah!
Itulah mengapa jenis pepaya yang satu ini biasanya memiliki sebutan pepaya muda karena warnanya yang hijau. Data Komposisi Pangan Indonesia menyebutkan bahwa dalam 100 gram (gr) pepaya hijau, memiliki 29 kalori energi, 2,1 gr protein, 0,1 gr lemak, 4,9 gr karbohidrat, dan 2,1 gr serat.
Bukan itu saja. Kandungan vitamin dan mineral di dalam pepaya muda ini juga terbilang cukup banyak. Mulai dari 50 miligram (mg) kalsium, 0,4 mg zat besi, 211,2 mg kalium, 16 mg fosfor, 22 mg natrium, hingga 19 mg vitamin C.
Bagi para ibu menyusui, buah pepaya hijau juga bisa membantu untuk memperlancar produksi ASI karena mengandung galactagogue. Galactagogue yang ada di dalam sumber makanan ini dipercaya bisa meningkatkan persediaan ASI.
Hal ini turut dibuktikan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan di tahun 2019. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa makan pepaya muda ternyata bisa membantu memperbanyak jumlah ASI.
Akan tetapi, karena ‘umurnya’ yang masih muda, tekstur pepaya hijau biasanya belum begitu empuk. Jadi, usahakan untuk mengolahnya dengan baik lebih dulu sebelum memakannya agar tidak terlalu keras.
2. Aprikot
Dibandingkan dengan pepaya muda, aprikot mungkin agak lebih sulit ditemui, kecuali jika Anda mencarinya di pasar swalayan besar. Namun, buah ini disebut-sebut bisa membantu untuk memperlancar produksi ASI selama masa menyusui.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi