Suara.com - Menangis karena Patah Hati Hingga Air Mata Habis, Bisa Bikin Mata Kering?
Saat patah hati atau kecewa biasanya diluapkannya lewat menangis hingga tersedu-sedu. Saking banyaknya air mata yang keluar, air mata terasa seperti terkuras dan habis.
Pertanyaan yang sering terlontar, benarkah menangis bisa jadi pemicu gejala mata kering?
Dokter Spesialis Mata dr. Nina Asrini Noor, Sp.M menjelaskan perbedaan mendasar antara mata kering dan mata sembab karena menangis ada pada mekanisme keluarnya air mata.
Air mata keluar secara alami melalui kelenjar air mata dengan dorongan emosional. Sedangkan gejala mata kering ialah kondisi hilangnya keseimbangan komponen air mata.
"Proses air mata keluar saat menangis, dengan produksi (ketersediaan) air mata secara continue di mata itu berbeda. Jadi tidak ada hubungannya menangis lama sebabkan mata kering, karena mekanismenya berbeda," ujar dr. Nina dalam temu media Insto di Atrium Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).
dr. Nina mengatakan gejala mata kering ditandai dengan air mata yang tidak stabil, meningkatnya kekentalan air mata, kerusakan hingga peradangan permukaan mata. Penyebab mata kering juga beragam seperti fokus melihat layar komputer dan handphone yang terlalu lama.
"Karena saat sedang fokus, frekuensi berkedip berkurang, sehingga mata terasa seperti mengganjal, mudah merah berulang, berair, terasa kering, sensasi berpasir, ada kotoran mata, terasa lengket, rasa gatal yang memicu untuk mengucek mata. Membaca buku dan mengemudikan kendaraan juga termasuk kegiatan yang dapat menimbulkan mata lelah atau kering," jelasnya.
Tidak hanya terlalu fokus melihat gadget, tetapi juga faktor suhu speed hembusan pendingin ruangan atau AC dengan kelembaban rendah juga memicu mata kering.
Baca Juga: Pernah Cuma Makan Putih Telur, Artis Korea Ini Akui Dietnya Bikin Menangis
"Solusinya kalau masuk ruangan ber-AC bisa diatur speednya tidak terlalu tinggi, yang penting cukup untuk membuat nyaman," tukas dr. Nina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien