Suara.com - 7 Tips dan Trik Kesehatan Unik Sehari-hari, Sudahkah Anda Tahu?
Tips dan trik unik tidak hanya ada di dunia kuliner maupun pertukangan. Ada juga lho, berbagai tips dan trik yang dipercaya bisa membuat kita merasa lebih baik dan efektif menyembuhkan berbagai penyakit.
Sebagian di antaranya mungkin belum terbukti secara ilmiah, namun tidak ada salahnya dicoba, siapa tahu tips dan trik kesehatan unik ini bisa membantu mengatasi masalah Anda.
Ingin tahu? Berikut daftarnya seperti yang dilansir Bright Side:
1. Pergi ke toilet tengah malam dengan satu mata tertutup
Pergi ke toilet di tengah malam setelah tertidur terkadang bisa mendatangkan malapetaka pada tidur Anda. Ini karena setelah bangun, Anda tentu akan menyalakan lampu untuk pergi ke toilet. Sementara cahaya terang yang tiba-tiba akan membuat otak menganggap bahwa ini adalah waktu pagi, dan membuat Anda susah tidur kembali.
Karenanya, dengan hanya membuka satu mata, Anda meminimalkan jumlah cahaya yang masuk ke retina dan memberi sinyal pada otak Anda. Setelah Anda selesai dengan urusan toilet Anda, Anda akan dapat tertidur dengan cepat lagi.
2. Takuti diri Anda untuk menghentikan cegukan
Ketika serangan cegukan terjadi, Anda mungkin merasa jika ini tidak mungkin akan pernah berhenti, meskipun akhirnya berhenti setelah beberapa menit dalam banyak kasus. Untuk menghentikan cegukan dalam sekejap, mintalah seseorang untuk tiba-tiba membuat Anda takut atau mengejutkan Anda.
Baca Juga: Wali Kota Risma Sakit, Emil Dardak Dapat Tips Kesehatan dari Jokowi
Tindakan mendadak ini menyebabkan jantung berdetak cepat dan meningkatkan sirkulasi darah. Dan pada saat yang sama mengalihkan perhatian kita dari cegukan.
3. Tidur di kamar yang dingin
Tidur di kamar yang dingin baik untuk kualitas tidur Anda secara keseluruhan. Ini membantu Anda untuk tertidur dengan cepat dan juga mengurangi kemungkinan diabetes dengan membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.
Tidur di kamar yang dingin juga meningkatkan sensitivitas insulin, yang menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Menjaga suhu ruangan antara 16-20 derajat Celcius mendorong tubuh untuk memproduksi hormon melatonin yang, selain meningkatkan kualitas tidur, juga merupakan hormon anti penuaan yang kuat.
Selanjutnya: Minum kopi sebelum tidur siang hingga mengunyah permen karet
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?