Suara.com - Banyak orang masih kurang menyadari bahwa tubuhnya membutuhkan waktu istirahat meski ia belum ingin dan masih mampu. Padahal tubuh yang sangat kelelahan bisa memicu banyak masalah kesehatan.
Pola tidur berantakan dan energi yang terus diforsir bisa merusak sistem kekebalan tubuh serta kehilangan selera makan. Karena, Anda seperti memaksa tubuh terus membakar energi ketika sudah kelelahan.
Melansir dari Runners World, ada beberapa hal yang merupakan tanda bahwa tubuh Anda sudah membutuhkan istirahat. Jika Anda merasakan tanda-tanda di bawah ini jangan memaksa tubuh terus beraktivitas.
1. Berat badan turun
Penurunan berat badan menunjukkan fluktuasi cairan tubuh, kemungkinan Anda tidak cukup minum selama sehari sebelumnya. Dehidrasi ini bisa berdampak negatif pada kinerja fisik dan mental.
2. Detak jantung meningkat
Cek denyut nadi Anda setiap pagi sebelum memulai aktivitas. Ketika denyut nadi Anda meningkat atau lebih cepat itu merupakan salah satu tanda stres. Hal ini memang tidak bisa mendeteksi stres fisik atau psikologis, tetapi Anda butuh istirahat.
3. Tidur tidak nyenyak
Pola tidur yang konsisten memberi Anda dorongan hormon pertumbuhan. Tetapi, pola tidur buruk yang terjadi secara berturut-turut bisa menurunkan fungsi kekebalan tubuh, motorik dan kognitif.
Baca Juga: Ngaku Pakai Ganja, Kim Kardashian: Aku Terlalu Lelah, Tubuhku Butuh Rileks
4. Mood mudah berubah
Ketika tubuh terasa lelah, Anda cenderung akan lebih rewel atau moody. Karena, tubuh lelah menghasilkan hormon seperti kortisol yang menyebabkan iritabilitas atau kecemasan. Stres fisik juga menghentikan zat-zat kimia seperti dopamin pada tubuh.
5. Jatuh sakit
Jika Anda jatuh sakit hingga melebihi 72 jam, pastikan untuk berisitirahat total. Sakit seperti ini bisa mengartikan bahwa tubuh Anda sangat kelelahan.
Berita Terkait
-
Fenomena Dating App Fatigue, Ketika Mencari Cinta Justru Berakhir Melelahkan
-
Kenapa Istirahat Laki-laki Dianggap Kebutuhan, Tapi Bagi Perempuan Itu Kemewahan?
-
Sisi Gelap Hustle Culture: Saat Produktivitas Berubah Menjadi Racun
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat