Suara.com - Kopi telah diketahui sejak lama memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa, di antaranya meningkatkan kesehatan jantung dan meningkatkan performa otak. Tapi, manfaat di atas hanya berlaku untuk kopi hitam murni, bukan kopi susu, kopi plus krimer, apalagi kopi fancy yang ditambah sirup karamel dan whipped cream.
Memang, tak semua orang bisa menerima citarasa kopi murni yang pekat dan pahit. Jika Anda termasuk salah satunya, Anda tetap bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari kopi, tanpa harus mengorbankan kenikmatan menyesap kopi manis dan beraroma. Ini tips membuat kopi Anda lebih sehat, seperti dilansir dari Womens Health.
1. Gunakan perasa alami
Untuk meningkatkan rasa kopi tanpa menambahkan kalori, cobalah menambahkan sedikit ekstrak vanila murni atau taburkan bubuk kayu manis ke dalam cangkir kopi Anda.
Kayu manis menawarkan beberapa manfaat kesehatan. "Kayu manis telah terbukti menjaga kadar gula darah tetap stabil," kata Bonnie Taub-Dix, R.D.N., penulis Read It Before You Eat It: Taking You from Label to Table. Dan, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Diabetes Care, kayu manis dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dengan cara mendukung peningkatan kolesterol sehat.
2. Dibarengi dengan mengonsumsi makanan
Jika minum kopi kerap membuat perut Anda bermasalah, cobalah minum kopi bersamaan dengan makan atau ngemil. "Bagi sebagian orang, minum kopi dengan perut kosong dapat memicu masalah," kata Taub-Dix.
Makanan dapat membantu melapisi perut Anda dan membantu mengimbangi keasaman kopi. Cara lainnya, Anda bisa menambahkan susu atau krim nabati ke dalam kopi untuk mengurangi dampak pada perut. Pilih juga merek kopi yang tidak terlalu asam.
3. Tambahkan susu yang difortifikasi atau susu kacang
Menambahkan susu yang difortifikasi ataupun susu kacang ke dalam kopi Anda, sama artinya Anda menambahkan nutrisi ke dalam kopi. "Saya menikmati kopi dengan sesuatu yang akan membuatnya lebih bernutrisi, seperti almond milk, sehingga saya tahu saya mendapatkan kalsium dan nutrisi berharga lainnya dari kopi," kata Taub-Dix.
Caranya, panaskan susu almond tanpa pemanis. Kemudian, tambahkan kopi panas dan taburkan bubuk kayu manis atau bubuk coklat.
4. Gunakan sebagai minuman sebelum berolahraga
Kopi memang identik sebagai minuman peneman saat santai atau nongkrong di kafe, sambil membaca buku atau ngobrol bersama teman. Tapi, kopi juga bisa jadi penambah energi. "Minum secangkir kopi dapat memberi Anda sedikit dorongan dan energi saat berolahraga," saran Taub-Dix.
Baca Juga: Duh, Gara-gara Kopi Tumpah, Pesawat Ini Terpaksa Mendarat Darurat
Cobalah buat kreasi minuman olahraga sendiri untuk memicu daya tahan tubuh, yang terbuat dari secangkir kopi, setengah buah pisang, es batu, bayam, dan bubuk kakao.
5. Meminumnya saat masih panas
Menurut Taub-Dix, kopi panas melepaskan lebih banyak antioksidan. Saat kopi menjadi dingin, perlahan kadar antioksidannya juga mulai berkurang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh