Suara.com - Bagi Anda yang sibuk bekerja, rencana untuk berolahraga secara rutin kerap kali hanya sebatas ucapan semata. Jangankan berolahraga, menyiapkan makanan di rumah saja pun rasanya mustahil, karena waktu yang Anda miliki tersita oleh banyaknya deadline kerja di kantor.
Padahal, menerapkan pola hidup sehat itu sangat penting, agar Anda terhindar dari berbagai gangguan kesehatan. Lalu, bagaimana caranya jika ingin hidup sehat? Caranya sebenarnya sangat mudah.
Jika tidak punya waktu, Anda tidak harus pergi berlama-lama di gym untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Seperti dikutip dari Cermati.com, 7 kebiasaan sepele ini ternyata bisa bikin tubuh tetap prima meski sibuk kerja.
1. Sisihkan Waktu untuk Sarapan
Budaya hidup sehat dimulai sejak pagi hari, contohnya sarapan. Tanpa sarapan, tubuh tidak memiliki energi yang cukup untuk melakukan aktivitas sehari-hari, sehingga kinerja di kantor menjadi kurang maksimal.
Padahal, jika kinerja buruk, atasan bisa saja menegur, atau bahkan memberikan surat peringatan kepada Anda.
Menyiapkan menu sarapan tidak membutuhkan waktu yang lama. Cukup sekitar 5-10 menit untuk membuat menu sarapan yang mudah, seperti oatmeal, scrambled egg, roti gandum atau salad. Ini adalah contoh menu sarapan paling praktis yang bisa Anda jadikan referensi.
2. Hindari Konsumsi Karbohidrat Berlebih
Karbohidrat merupakan sumber energi terbesar pada makanan. Tapi, mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah berlebih juga tidak baik bagi tubuh karena dapat menyebabkan kantuk.
Baca Juga: 5 Tips Mengatur Jadwal Olahraga, Meski Sibuk Setiap Hari
Untuk itu, kurangi konsumsi karbohidrat di pagi hari untuk menunjang produktivitas kerja. Ganti karbohidrat dengan makanan yang mengandung protein, serat, dan lemak baik, yang dipercaya ampuh memberi tenaga lebih untuk tubuh.
3. Sediakan Makanan Ringan di Dekat Anda
Tentu saja tidak sembarang makanan ringan. Sediakan makanan ringan sehat, seperti buah-buahan, roti, kopi, dan permen.
Agar meja kerja tidak berantakan karena jajanan ringan, Anda dapat menyatukan jajanan di dalam satu wadah. Anda tinggal membuka tutup wadahnya jika ingin mengonsumsi jajanan tersebut. Praktis, bukan?
4. Pastikan Kebutuhan Air Putih Tercukupi
Semakin banyak aktivitas yang harus dikerjakan, maka semakin banyak energi dari dalam tubuh yang terkuras. Jika tidak diimbangi dengan minum air putih yang cukup, tubuh akan mengalami dehidrasi, yang secara perlahan dapat menurunkan konsentrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Risiko Halusinasi Medis, Dokter Tetap Tak Tergantikan
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala