Suara.com - Banyak yang mengira jika seseorang tidak mimpi ketika tidur malam, artinya mereka tidur sangat nyenyak. Padahal hal ini berkaitan dengan kondisi dan risiko kesehatan.
Menurut sebuah penelitian baru dilansir dari The Healthy, Anda berisiko lebih tinggi mengalami obesitas, hilang ingatan dan peradangan di seluruh tubuh jika tidak mimpi saat tidur. Padahal penyakit tersebut bisa menyebabkan masalah autoimun.
Karena itu, bermimpi ketika tidur malam dan mengingatnya esok pagi termasuk hal penting bagi kesehatan tubuh Anda. Mimpi juga sangat penting untuk sistem perbaikan tubuh dan proses pembelajaran serta memori otak.
"Mimpi buruk maupun mimpi yang terlupakan, sebenarnya berkaitan dengan gangguan emosi, kecemasan, depresi dan bentuk-bentuk penyakit mental," kata Rubin Naiman, spesialis tidur dan mimpi di Andrew Weil Center for Integrative Medicine di University of Arizona.
Selain itu, mimpi saat tidur juga memproses dan mengonsolidasikan memori, gangguan kognitif ringan dan gangguan neurologis. Salah satunya penyakit alzheimer yang terkait dengan mimpi terlupakan.
Sayangnya, hal ini belum mendapat perhatian khusus secara medis, meskipun memengaruhi kesehatan mental. Naiman juga mengungkap beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang tidak mimpi.
Mulai dari penggunaan tablet, gadget, komputer, lampu terang hingga alarm termasuk benda-benda yang menyebabkan seseorang tidur tanpa bermimpi.
Alkohol juga termasuk yang menyebabkan seseorang tidak mendapat mimpi ketika tidur. Meskipun beberapa orang mungkin minum alkohol agar tidur lebih nyenyak atau melepas stres.
Menurut Naiman, alkohol menyebabkan pelepasan hormon yang mengganggu fase tidur REM alias Rapid Eye Movement. Karena itu, Anda sebaiknya memperhatikan kondisi kesehatan tubuh diri sendiri ketika tidur malam tapi tidak mimpi apapun.
Baca Juga: Ria Irawan Masih Merokok Meski Kanker, Begini Cara Membantunya Berhenti
Berita Terkait
-
Ketika Inflasi Membuat Anak Muda Hari Ini Kehilangan Gairah untuk Bermimpi
-
Tentang Mimpi dan Luka Pendidikan dalam Novel Laskar Pelangi
-
9 Arti Mimpi Kucing Hitam, Pertanda Baik atau Buruk? Begini Maknanya
-
Mimpi Sakit Pertanda Apa? Ternyata Tak Selalu Buruk, Ini Arti Tersembunyinya
-
Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut