Suara.com - Kelainan gangguan makan tidak hanya anoreksia saja, namun juga beberapa jenis lainnya. Salah satunya adalah pica.
Pica merupakan kondisi ketika seseorang selalu ingin mengonsumsi benda yang bukan makanan dan tidak mengandung nilai gizi, seperti rambut, koin atau puntung rokok. Inilah yang terjadi seorang wanita bernama Runi Khatun (22) asal India.
Runi dilarikan ke rumah sakit dengan keluhan sakit perut dan mengatakan seminggu terakhir dirinya selalu muntah setiap kali makan.
Setelah dilakukan pemeriksaan CT Scan, dokter menemukan ada banyak logam di perutnya dan harus melakukan pembedahan untuk mengangkat benda tersebut. Ketika operasi, betapa terkejutnya ahli bedah di Rampurhat Government Medical College and Hospital.
Mereka menemukan 69 rantai, 80 anting-anting, 90 koin, 11 cincin hidung, 4 kunci, jam tangan, dua koin perak, 8 bandul kalung, dan lima gelang kaki.
Sebagian besar perhiasan tersebut terbuat dari tembaga dan kuningan. Sedangkan beberapa lainnya adalah emas yang beratnya 1,6 kilogram! Berdasarkan kepala departemen bedah, Dr Siddhartha Biswas, Runi dirawat pada 16 Juli 2019 lalu.
"Pasien tampak lemah dan kurus pada saat dia dirawat di rumah sakit. Kondisinya sangat kritis sehingga Runi membutuhkan setidaknya 5 kantong darah," ujar Dr Biswas, melansir The Sun.
Ia menambahkan, sebelum operasi Runi tidak bisa mengonsumsi makanan fisik sehingga tim medis harus memberikan Total Parenteral Nutrition (TPN) melalui mulutnya.
TPN merupakan cara memasok semua kebutuhan nutrisi tubuh dengan memintas sistem pencernaan dan memberikan larutan nutrisi langsung ke pembuluh darah.
Baca Juga: Joaquin Phoenix Alami Gangguan Makan dan 5 Berita Kesehatan Hits Lainnya
Operasi itu berlangsung selama hampir satu jam lebih lima belas menit dan para dokter berhasil mengeluarkan seluruh logam serta perhiasan dari perutnya. Dr Biswas mengatakan kondisi Runi stabil setelah operasi.
Berita Terkait
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Dituding Bohongi Publik, Ria Ricis Disentil Soal Operasi Hidung Berkedok Sinus
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla
-
Penampilan Berubah Drastis, Ria Ricis Akui Jalani Operasi Hidung
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak