Suara.com - Buah quince tak begitu familiar di telinga karena memang jarang ditemukan di Indonesia. Buah ini mirip seperti buah pir dan berwarna kuning keemasaan saat matang.
Pada masa kekaisaran Yunani dan Romawi, buah quince dianggap sebagai simbol kesuburan. Di India, saat ini quince digunakan untuk membuat obat-obatan alami.
Namun, yang perlu Anda catat, biji buah ini mengandung nitril yang berbahaya jika dikonsumsi. Biji-biji tersebut bereaksi dengan asam lambung dan menghasilkan gas. Jadi sebelum mengolah quince menjadi jus, salad, atau selai, Anda harus memastikan untuk membuang bijinya.
Berikut beberapa manfaat luar biasa quince yang perlu Anda ketahui.
1. Kaya nutrisi
Buah quince rata-rata memiliki berat 92 gram dan mengandung 52 kalori. Buah ini banyak mengandung serat dan tidak mengandung lemak sehingga bagus untuk menurunkan berat badan.
Beberapa nutrisi yang terkandung di dalamnya seperti vitamin C, vitamin B, zat besi, kalium, magnesium, dan tembaga.
2. Mengatasi peradangan
Quince mengandung antioksidan. Menurut National Institute of Health, Amerika Serikat, quince mengandung antioksidan tinggi seperti quercetin dan kaempferol. Ini bisa mengurangi stres metabolisme, menurunkan peradangan dan melindungi sel terhadap radikal bebas.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Nyaris Pingsan Saat Syuting, Makan Buah Ini Saat Lelah!
3. Mengatasi mual saat hamil
Menurut National Institute of Health, Amerika Serikat, vitamin B6 yang terdapat di quince bisa membantu meringankan gejala di awal kehamilan seperti mual dan muntah. Anda juga bisa mengonsumsi quince dalam bentuk sirup untuk mengurangi dampak mual dan muntah.
4. Mengobati radang lambung
Penelitian terbaru pada tikus mengungkapkan quince bisa melawan H. pylori, bakteri yang menyebabkan radang lambung pada manusia. Masih banyak penelitian yang diperlukan, tetapi penelitian sebelumnya menunjukkan quince bisa membantu mencegah sakit maag.
5. Mengurangi gejala refluks asam
Menurut National Institute of Health, Amerika Serikat, dosis sirup quince 10 mg setelah makan bisa membantu mengurangi kemungkinan refluks asam lambung.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Mentereng Emilia Achmadi Ahli Gizi Timnas Indonesia, Senjata Baru Era John Herdman
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
4 Pelembab Pomegranate Kaya Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Kencang
-
9 Menu Sahur Sat-Set tapi Tetap Sehat untuk Ibu Hamil, Kaya Protein dan Serat!
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya