Suara.com - Pernahkah Anda mendapati kasus seorang bayi perempuan yang baru dilahirkan mengalami pendarahan seperti menstruasi?
Jika putri Anda mengalami hal ini tidak perlu panik, sebab ini adalah hal yang umum terjadi.
Melansir Seattle Children's Organizations, pendarahan setelah lahir pada bayi perempuan dapat terjadi setiap saat dari hari ke-2 hingga ke-10 setelah dilahirkan.
Penyebabnya adalah penurunan hormon estrogen ibu secara tiba-tiba setelah dilahirkan.
Berdasarkan WebMD, organ intim bayi perempuan yang baru lahir telah terpapar banyak hormon di dalam rahim.
Di dalam rahim, estrogen sang ibu berdifusi melintasi plasenta ke dalam sirkulasi janin. Setelah lahir, kadar estrogen pada bayi menurun, dan ini menghasilkan keputihan yang bisa bernoda darah.
Pendarahan ini umumnya akan terjadi selama tiga hingga empat hari.
Tidak hanya membuat 'pendarahan menstruasi', hormon ini juga dapat membuat bagian luar vagina bayi (labia majora dan klitoris) sedikit bengkak dan menonjol.
Untuk membersihkannya, Anda perlu menggunakan air hangat tanpa sabun.
Baca Juga: Walau Belum Menstruasi, Anak Perempuan Masih Bisa Hamil
Bersihkan labia dan cuci lipatannya dengan lembut, tidak perlu masuk ke dalam lagi.
Cara membersihkannya dari arah depan ke belakang untuk menghindari kontaminasi area vagina dari feses.
Berita Terkait
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
Potong Ucapan Nadiem dalam Sidang, Jaksa: Jangan Mudah Bawa Nama Presiden
-
Dari Minum Air Hangat ke Empati Nyata: Cara Baru Mendukung Perempuan Saat Menstruasi
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat