Suara.com - Apakah Anda sering tiba-tiba ingin mengonsumsi junk food, seperti kentang goreng, burger hingga makanan manis. Meski menggoda, hal ini bisa berdampak pada kesehatan jika dilakukan terlalu sering.
Lalu bagaimana cara mengatasinya? Pengamat diet menyarankan Anda untuk makan kismis. Makanan ini diyakini bisa mengakhiri hasrat dan rasa lapar.
Selain itu, kismis juga dipercaya bisa melawan kecanduan junk food. Menurut Dr. Leslie Korn, ahli nutrisi mengatakan, mengonsumsi satu kismis setiap hari bisa menjadi cara sederhana dan paling efektif untuk mengurangi hasrat terhadap makanan berkalori tinggi.
Untuk mendapatkan manfaatnya, lanjutnya, Anda harus memakan kismis dengan sangat lambat. Mengonsumsi kismis secara perlahan akan membantu tubuh untuk fokus pada makan yang penuh perhatian dan memungkinkan Anda mendengarkan apa yang sebenarnya ingin diceritakan oleh tubuh.
Kismis dipercaya mengandung bahan kimia yang memiliki kemampuan untuk mengekang keinginan untuk makan.
Ketika Anda makan kismis, reaksi kimia akan terjadi dan memperlambat pernapasan. Pada saat yang sama, itu juga mengandung neurotransmitter kuat yang dikenal sebai GABA yang dapat menstabilkan nafsu makan, memperlambat pencernaan dan mengelola stres.
Bukan itu saja, kismis ternyata juga menjadi camilan untuk menurunkan berart badan karena kaya akan gula alami dan vitamin, yang berarti Anda tidak harus bergantung pada sumber gula buatan secara berlebihan. Kismis juga membantu mengontrol kadar gula darah.
Berita Terkait
-
7 Vitamin Penambah Nafsu Makan untuk Dewasa Paling Ampuh, Harga Mulai Rp9 Ribuan
-
Anak Sering GTM? 7 Vitamin Penambah Nafsu Makan Terbaik Versi Dokter yang Wajib Dicoba!
-
Lagi Stres Kok Jadi Makan Berlebihan? Ini Penjelasan Psikolog Klinis
-
7 Ramuan Ajaib dari Alam untuk Atasi Anak Susah Makan
-
Jennie BLACKPINK Mengaku Punya Nafsu Makan Rendah: Aku Terlalu Malas
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal