Suara.com - 9 Latihan Otak Agar Tidak Cepat Pikun, Bikin Ingatan Jadi Tajam Lho!
Usia semakin bertambah, bukan berarti Anda harus menerima keadaan dengan tidak melatih otak. Otak adalah salah satu organ di dalam tubuh yang Anda gunakan setiap hari. Sehingga, agar otak tetap sehat dan berfungsi dengan baik, Anda juga harus ‘merawat’nya agar tidak cepat pikun di usia tua.
Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah melakukan latihan otak demi meningkatkan ingatan, konsentrasi, dan fungsi otak.
9 latihan otak yang bisa dilakukan setiap hari demi mencegah pikun dilansir Hello Sehat.
Untuk mencegah otak cepat pikun, ada beberapa latihan yang bisa Anda lakukan. Latihan ini termasuk ke dalam gaya hidup sehat yang bisa dipraktikkan setiap hari agar menjadi kebiasaan. Lantas, apa saja latihan yang dianjurkan?
1. Melatih ingatan
Jika Anda melihat sebuah daftar, baik itu daftar nama atau daftar belanjaan, misalnya, cobalah untuk mengingatnya. Latihan otak ini dapat digunakan untuk mengetes kemampuan demi mencegah pikun.
Setelah satu jam, cobalah untuk mengingat-ingat informasi yang ada dalam daftar yang telah Anda hafalkan. Kalau perlu, buat sendiri daftar panjang mengenai suatu hal dengan kata-kata yang susah. Semakin susah, otak Anda akan semakin terstimulasi.
2. Dengarkan atau mainkan alat musik
Baca Juga: Pikun Sejak Kecil, Wanita Ini Sekarang Sukses Jadi Agen Real Estate
Salah satu kegiatan yang bisa Anda lakukan setiap hari adalah mendengarkan musik. Mendengarkan musik bisa menjadi salah satu latihan otak karena dapat menstimulasi otak.
Selain itu, Anda juga bisa mempelajari cara memainkan instrumen musik, mulai dari gitar, piano, atau drum. Saat mempelajari hal yang baru, sel-sel saraf otak yang baru akan muncul dan menyimpan semua informasi baru yang sedang Anda pelajari tersebut.
Tentu saja, semakin sering melakukan latihan ini semakin baik untuk ingatan Anda.
3. Hitung-hitungan di kepala
Daripada menghitung menggunakan kalkulator yang ada di ponsel atau mencorat-coret kertas, melakukan hitung-hitungan di dalam kepala adalah salah satu latihan otak untuk mencegah pikun.
Pasalnya, untuk mendapatkan jawaban yang benar, menghitung dengan cara membayangkan lebih banyak tantangannya daripada melihat angka-angkanya di depan mata.
4. Ajarkan ilmu baru pada orang lain
Mempelajari ilmu yang baru adalah suatu latihan otak yang bisa digunakan untuk mencegah agar Anda tidak mudah pikun. Tetapi, tidak berhenti di situ saja, Anda sebaiknya juga membagikan ilmu ini ke orang lain.
Hal ini membuat otak menjadi lebih paham mengenai konsep ilmu baru yang Anda pelajari dan berusaha untuk mengingatnya.
5. Ikut kelas memasak
Memasak adalah salah satu aktivitas yang membuat Anda menggunakan seluruh indera yang Anda miliki. Contohnya, Anda akan menggunakan indera penciuman Anda untuk mencium bau masakan. Lalu menggunakan indera penglihatan Anda untuk memasak, dan menggunakan indera peraba Anda untuk menyentuh bahan masakan.
Tidak lupa, Anda juga menggunakan indera pengecap untuk merasakan hasil masakan Anda. Hal ini merupakan salah satu latihan otak untuk mencegah pikun karena Anda menggunakan bagian otak yang berbeda-beda saat menggunakan masing-masing indera.
6. Gunakan tangan yang tidak dominan
Salah satu latihan otak lainnya yang bisa Anda praktikkan untuk mencegah pikun adalah melakukan aktivitas menggunakan tangan yang biasanya jarang Anda gunakan.
Misalnya, jika Anda terbiasa menulis dengan tangan kanan, cobalah untuk menulis dengan tangan kiri. Begitu pula sebaliknya. Mengapa? Karena saat Anda menulis menggunakan tangan lain yang tidak biasa Anda gunakan, otak Anda akan bekerja lebih keras. Otak yang lebih sering bekerja dengan lebih keras akan meningkatkan kemampuan dan fungsinya.
7. Cobalah rute baru dan gambarlah peta jalan
Jika Anda terbiasa pulang melalui rute A, tidak ada salahnya mencoba untuk melalui rute B, C, atau D. Artinya, cobalah untuk selalu pulang dengan rute yang berbeda. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menggunakan moda transportasi lainnya saat bepergian.
Pasalnya, perubahan-perubahan kecil seperti ini dapat membantu Anda melakukan latihan otak demi mengubah sudut pandang dan pola pikir Anda sehingga mencegah pikun.
Setelah Anda menggunakan rute yang baru, cobalah untuk menggambar peta jalan yang tadi Anda lalui. Bahkan, jika Anda sempat, selalu gambar rute jalan yang baru Anda lalui jika Anda pergi ke sebuah tempat baru. Hal ini dapat membantu Anda melatih ingatan Anda juga.
8. Perhatikan orang lain
Saat Anda berinteraksi dengan orang lain, cobalah untuk fokus terhadap orang tersebut. Lalu, ingatlah empat hal tentang orang itu. Hal ini bisa berupa detil pakaian yang sedang dikenakan, atau caranya berbicara, makan, atau berjalan.
Salah satu latihan otak ini dapat membantu Anda mencegah pikun jika Anda berusaha mengingat-ingat kembali detil yang sempat Anda ‘tangkap’ dari orang lain. Cobalah untuk menuliskan kembali detil dari keempat hal yang Anda perhatikan tersebut.
9. Meditasi
Meditasi mungkin menjadi salah satu latihan otak yang sangat efektif untuk melatih ingatan dan pikiran. Tidak hanya itu, latihan otak yang satu ini dapat membantu mencegah pikun karena dapat meningkatkan fungsi otak seperti memperhatikan, fokus, berempati, hingga meningkatkan imunitas tubuh.
Di samping itu, meditasi juga dapat membantu mengurangi stres dan rasa cemas yang sering melanda hingga mengganggu pikiran Anda. Untuk melakukannya, Anda tidak butuh banyak hal. Hanya perlu duduk, mencari posisi yang nyaman di tempat yang tenang dan bermeditasi selama lima menit setiap harinya.
Jangan biar usia membuat kemampuan otak juga berkurang, latih dari sekarang agar otak tetap encer dan tidak cepat pikun di usia tua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien