Suara.com - Sekarang ini video mukbang tengah ditekuni oleh sejumlah YouTuber. Salah satunya YouTuber asal Korea ini yang beberapa kali menimbulkan kontroversi akibat videonya yang mengonsumsi makanan mentah.
Beberapa hari lalu, ia sempat membuat video mukbang hati mentah. Ia menggigit dan memakan hati mentah sangat lahap. Bahkan dia menyebut hati mentah itu seperti agar-agar atau jelly.
Aksinya yang memakan hati mentah lantas mendapat beragam komentar dari warganet. Beberapa tak paham mengapa ia nekat mengonsumsi hati mentah dan menegur bahwa itu tak seharusnya dimakan.
"I don’t understand how she eats that. Anything part of an animal grosses me out lol," tulis seorang warganet.
"I can't even eat liver cooked and she just," tulis seorang warganet.
Perlu diketahui daging sapi, ayam maupun babi dapat membawa bakteri, virus dan parasit yang menyebabkan keracunan makanan. Apalagi jika Anda mengonsumsi daging mentah atau setengah matang.
Karena, daging tersebut membawa bakteri campylobacter, enterohemorrhagic e. coli dan salmonella yang menyebabkan keracunan. Meskipun Anda sudah mendinginkannya, cara tersebut tidak dapat mencegah terjadinya keracunan makanan.
Sebab, mendinginkan daging hanya membantu mencegah bakteri berkembang biak yang artinya mereka masih bisa menyebabkan keracunan.
Jika mengonsumsi daging mentah saja dilarang, apalagi mengonsumsi organ dalam seperti hati dalam kondisi mentah. Hati mentah bisa menyebabkan infeksi virus hepatitis E.
Baca Juga: Heboh YouTuber Korea Makan Siput Mentah, Duh Hati-hati Penyakitnya!
Selain itu, hati mentah juga menyebarkan bakteri campylobacter dan salmonella yang bisa menyebabkan sejumlah penyakit ringan hingga kronis.
Karena itu Anda disarankan tidak mengonsumsi daging maupun organ dalam seperti hati dalam kondisi mentah. Hal ini juga berlaku jika Anda mengonsumsi daging rusa, babi dan ayam.
Berita Terkait
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
Viral Kisah Haru Pemilik Bengkel Bantu Pejuang Kerja, Ujungnya Sama-Sama Nangis
-
Review Jujur dari Buku Hati yang Kuat: Merawat Hati di Tengah Amukan Badai
-
Jatuh Cinta Lagi oleh Nadhif, Teror Manis bagi Hati Saya yang Belum Sembuh
-
Viral Kisah Pria Kena Kanker Hati Stadium 4, Gejala Awal Dikira Masuk Angin
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa