Suara.com - Digitalisasi memang telah mempermudah hidup manusia. Tak hanya dalam urusan pendidikan dan gaya hidup, bahkan di bidang kesehatan pun, digitalisasi telah menyentuh hingga ke jaringan distribusi. Salah satunya adalah Mostrans, platform transportasi digital yang menghubungkan ekosistem rantai pasok produk kesehatan (healthcare supply chain eco-system) antara perusahaan transportasi dengan pemilik barang.
PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui salah satu entitas anak usahanya, PT Enseval Putera Megatrading Tbk (Enseval), meluncurkan Mostrans yang berfokus pada produk-produk kesehatan pada Kamis (10/10/2019) di Jakarta.
“Sesuai dengan misi Kalbe, yakni meningkatkan kesehatan untuk kehidupan yang lebih baik, Kalbe terus berinovasi dalam mengembangkan produk dan layanan berkualitas kepada masyarakat, salah satunya dalam mengembangkan sistem teknologi informasi,” ujar Vidjongtius, President Director PT Kalbe Farma Tbk.
“Enseval sebagai salah satu anak usaha Kalbe yang fokus dalam pelayanan distribusi dan logistik, memiliki jaringan distribusi yang terluas di Indonesia untuk produk kesehatan. Untuk itu Enseval terus mengembangkan diri membentuk ekosistem rantai pasok digital (supply chain digital eco-system) yang mengintegrasikan setiap pemangku kepentingan untuk menjamin tersedianya produk-produk kesehatan yang berkualitas,” kata Vidjongtius lagi.
“Enseval sebagai perusahaan jasa distribusi dan logistik yang terintegrasi di bidang kesehatan terus mengembangkan layanan yang prima, sumber daya manusia yang kompeten, dan inovasi dalam bidang teknologi sesuai dengan perkembangan teknologi digital 4.0,” ujar Djonny Hartono, President Director PT Enseval Putera Megatrading Tbk.
“Enseval terus berinovasi dalam bidang digital teknologi dengan membentuk bisnis model baru yang relevan terhadap tantangan di era digital saat ini, salah satunya melalui platform transportasi digital Mostrans. Melalui Mostrans, kami ingin membangun healthcare supply chain digital eco-system dengan memberikan layanan transportasi yang berkualitas sehingga dapat berkontribusi untuk Indonesia yang lebih sehat,“ lanjut Djonny.
Kehadiran Mostrans tentu disambut baik oleh banyak pihak, salah satunya Kyatmaja Lookman, Wakil Ketua Umum II Bidang Angkutan Distribusi & Logistik, Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO). “Mostrans memberikan banyak kemudahan bagi kami para pengusaha truk Indonesia dalam mengembangkan bisnis ke depan,” katanya.
Sebagai pelopor di platform digital transportasi industri kesehatan, Mostrans diharapkan memberikan kontribusi dalam optimalisasi utilisasi truk, ketepatan waktu, efisiensi biaya dan data lebih cepat dan akurat sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan pengusaha truk.
Bagi pemilik barang (shipper), Mostrans memberi manfaat pada kemudahan cara pemesanan truk. Selain itu, shipper juga dapat memonitor pengiriman secara visual dan realtime, serta memastikan pengiriman sesuai standard produk kesehatan. Sedangkan bagi perusahaan transportasi (transporter), Mostrans dapat memonitor truk secara visual dan real time, memastikan utilisasi dan produktivitas truk lebih optimal, dan berpeluang mendapatkan pelanggan baru.
Baca Juga: Industri Kesehatan Berbasis Blockchain Hadir di Indonesia, Ini Kelebihannya
Bagi pengemudi pun, Mostrans bisa memonitor aktivitas pengemudi yang terjadwal dalam aplikasi, serta mempermudah pengemudi untuk memilih prioritas pengiriman berdasarkan sistem.
“Sejauh ini belum ada digital transportation platform yang fokus pada produk-produk kesehatan, sehingga kami adalah digital transportation platform yang pertama di Indonesia“ kata Patrick Atmadjaja, Managing Director, PT Enseval Putra Megatrading Tbk.
Karena Mostrans berfokus pada pengiriman produk kesehatan, maka Mostrans memiliki tim quality system yang memastikan seluruh layanan berstandar kualitas sesuai regulasi pemerintah. Menurut Berty Argiyantari, Deputy Director Logistic PT Enseval Putra Megatrading Tbk, "Saat ini kami sudah bekerja sama dengan 25 pengusaha transportasi darat dengan lebih dari 3.000 truk. Ke depannya, Mostrans juga akan menambah layanan untuk pengiriman moda laut dan udara, agar bisa memberikan solusi terpadu bagi healthcare supply chain digital eco-system."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya