Suara.com - Jack (29) atau yang akrab disapa Tank, pria asal Seattle, AS ini harus meregang nyawa setelah menyuntikkan silikon di testisnya. Tank mulai menyuntikkan silikon ke testisnya sejak tahun 2014 ketika bergabung grup BDSM.
Melansir dari metro.co.uk, BDSM adalah salah satu fantasi seksual yang berunsur perbudakan, dominasi, sadisme dan masokisme. Lalu Dylan Hafertepen sebagai master dengan kelima submisif tersebut diduga menuntut anggotanya untuk memiliki skrotum besar.
Bahkan akun media sosialnya pun banyak menunjukkan foto-foto 'modifikasi' tubuh yang ekstrem. Sehingga Tank yang ingin tergabung BDSM pun menyuntikkan silikon ke bagian testisnya.
Akibatnya, Tank meninggal dunia pada 2018 setelah 4 tahun menyuntikkan silikon di testisnya. Suntikan silikon tersebut telah membuat penisnya mengembang seukuran bola basket.
Tank meninggal dunia dengan diagnosis emboli paru-paru. Sedangkan ibunya, Linda Chapman baru mengetahui penyebab utama kematian anaknya setelah seminggu.
Karena tak terima dengan penyebab kematian anaknya, Linda pun menggugat Dylan Hafertepen sebagai ketua serta keempat anggota BDSM lainnya.
"Tank diminta membesarkan testisnya Dylan, tetapi tidak pernah puas. Orang macam apa yang menyuntikkan silikon ke testis sampai sebesar bola basket?" kata Linda.
Apalagi Dylan juga sempat menuntupi kondisi Tank yang sudah jatuh sakit hingga meninggal dunia dari sang ibu. linda mengaku sering melihat Dylan mengunggah kondisi Tank yang terlihat baik-baik saja di media sosial.
Ternyata, Tank sudah lama jatuh sakit sampai akhirnya meniggal dunia. Lalu suatu hari Dylan terbang dari AS ke Australia untuk memberikan abu Tank kepada ibunya dan memutuskan hubungan.
Baca Juga: Derita Kanker Mulut dan Tenggorokan, Van Halen Justru Salahkan Pick Gitar
Selain itu, Dylan sebagai ketua juga selalu menyuruh anggotanya olahraga angkat beban, makan berkali-kali dalam sehari dan minum steroid. Sehingga Linda juga menuntut uang sebesar 2 miliar rupiah kepada Dylan sebagai ganti rugi kematian Tank.
Berita Terkait
-
Basketball Therapy: Saat Basket Bisa Meredakan Emosi dan Menjalin Koneksi
-
4 Sepatu Basket Brand Lokal Terbaik: Murah, Ringan dengan Daya Tahan Ekstra
-
Testis Ditendang seperti Dokter PPDS, Bisa Sebabkan Infertilitas?
-
Bank Mandiri dan Perbasi Bersinergi untuk Percepat Lahirnya Bintang Basket Indonesia
-
Hitam Putih Prosedur Vasektomi di Pandangan Para Pria, Ternyata Masih Banyak yang Masih Ragu-Ragu
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya