Suara.com - Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan minyak zaitun yang sering digunakan untuk perawatan kecantikan. Minyak zaitun adalah cairan yang diperoleh dari buah zaitun.
Selain untuk perawatan kecantikan, minyak zaitun biasa digunakan dalam memasak, baik untuk menggoreng atau saus salad. Bahkan tak sedikit pula yang mengambil manfaat kesehatan dari minyak zaitun.
Sebuah penelitian dilansir dari oliveoiltimes.com, mengungkapkan lebih banyak manfaat kesehatan dari minyak zaitun yang tidak terhitung jumlahnya. Sayangnya, belum banyak orang yang mengetahuinya maupun memahami cara penggunaannya.
1. Mencegah dan membunuh sel kanker
Kandungan fitonutrien dalam minyak zaitun, oleocanthal sama seperti efek ibuprofen dalam mengurangi peradangan. Selain itu, fitonutrien minyak zaitun juga bisa mengurangi risiko kanker payudara dan mencegah kekambuhannya.
Squalene dan lignan adalah beberapa komponen minyak zaitun lainnya yang sedang dipelajari kemungkinan pengaruhnya terhadap kanker, salah satunya dalam pencegahan kanker kulit.
2. Menurunkan risiko diabetes tipe 2
Secara tradisional diet rendah lemak telah diresepkan untuk mencegah berbagai penyakit seperti penyakit jantung dan diabetes. Sementara penelitian telah menunjukkan bahwa diet tinggi lemak dapat meningkatkan risiko penyakit tertentu seperti kanker dan diabetes.
Perlu Anda ketahui bahwa makanan kaya lemak tak jenuh tunggal seperti yang ditemukan dalam minyak zaitun, kacang-kacangan dan biji-bijian sebenarnya melindungi dari banyak penyakit kronis ini.
Baca Juga: Hati Wanita Ini Hancur Saat Tahu 'Janin' yang Ia Kandung Adalah Sel Kanker
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Diabetes Care menunjukkan bahwa diet dengan minyak zaitun dapat mengurangi risiko diabetes tipe II hampir 50 persen, dibandingkan dengan diet rendah lemak. Diabetes tipe II adalah bentuk diabetes yang paling umum dan dapat dicegah.
3. Mencegah stroke
Bagi orang lanjut usia yang mengonsumsi minya zaitu secara rutin bisa terlindungi dari serangan stroke. Para peneliti telah mengumpulkan informasi dari catatan medis 7.625 orang usia 65 tahun ke atas di Perancis.
Semua peserta tidak ada yang memiliki riwayat stroke. Lantas peneliti mengelompokkan peserta menjadi 3 yang mengonsumsi minyak zaitun dan tidak.
Setelah 5 tahun, hasilnya menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi minyak zaitun rutin memiliki risiko stroke 41 persen lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi sama sekali.
4. Menjaga liver
Berita Terkait
-
5 Minyak Zaitun untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
-
5 Rekomendasi Minyak Zaitun untuk Anti Aging Wajah, Bikin Kencang dan Hilangkan Kerutan
-
5 Rekomendasi Olive Oil untuk Basic Skincare Malam, Kulit Glowing saat Bangun Tidur
-
Rahasia Salad Lezat, Rekomendasi 3 Minyak Zaitun yang Wajib Dicoba!
-
7 Sunscreen Korea Terbaik untuk Flek Hitam dan Cegah Kanker Kulit
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya