Suara.com - Hampir semua orang pasti memiliki headphone, earphone maupun airpods yang digunakan untuk bekerja dan lainnya. Tetapi, para ahli baru-baru ini memperingatkan bahwa penggunaan airpods atau earphone bluetooth justru berbahaya.
Seorang ahli telah memeringatkan bahwa mengenakan airpods bluetooth bisa menyebabkan infeksi telinga seperti berbau, gatal hingga menyakitkan.
Perlu diketahui telinga kita menghasilkan lilin untuk melindungi saluran kulit, membantu membersihkan dan melumasi dan memberikan perlindungi dari debu dan partikel asing lainnya.
Tetapi, ketika proses alami di telinga itu terhambat, bisa menyebabkan penumpukan lilin. Sebenarnya kondisi ini merupakan kombinasi dari kotoran, keringat, minyak, kulit mati dan rambut.
"Apa pun yang menghalangi jalur alami keluarnya lilin dari telinga dapat menyebabkan penumpukan lilin," jelas Lisa Hellwege, direktur klinis Earworx dikutip dari The Sun.
Karena lubang telinga seperti tersumbat atau terhalangi oleh alat bantu dengar, earphone. Sehingga kondisi itu justru merangsang produksi lilin berlebih di telinga.
Jika Anda tinggal di tempat lembap, hal ini justru lebih berisiko bagi kesehatan telinganya. Karena, kondisi ini bisa menyebabkan infeksi telinga dengan gejala bau dan gatal-gatal.
Tak hanya earphone, penggunaan cotton bud untuk membersihkan juga membuat telinga kering dan gatal. Penggunaan cotton bud juga bisa mendorong kotoran di telinga lebih masuk ke dalam.
Bahkan ada sebuah kasus seorang pria usia 31 tahun menderita infeksi otak mematikan karena penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinganya.
Baca Juga: Suka Gatal di Payudara Benarkah Jadi Pertanda Kanker?
Dokter juga menyarankan irigasi telinga bagi orang-orang yang mengalami masalah pendengaran karena penumpukan lilin.
"Irigasi telinga adalah metode yang efektif untuk menghilangkan kotoran telinga. Tetes telinga harus digunakan untuk melunakkan lilin sebelum irigasi," jelas Katherine Harrop-Griffith, seorang konsultan dalam kedokteran audiovestibular.
Berita Terkait
-
TWS Apple AirPods 4: Musik Terasa Lebih Dekat, Lebih Hening, dan Personal
-
Dari Tinnitus hingga Hiperakusis: Risiko Serius di Balik Kebiasaan Memakai Headphone
-
Jangan Diabaikan, Ini 6 Langkah Penting untuk Menjaga Kesehatan Telinga
-
Takut Kehilangan? Ini Cara Mudah Menambahkan AirPods ke Find My iPhone
-
Terjemahan Langsung di AirPods Masuk ke Uni Eropa, Kapan Giliran Indonesia?
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa