Suara.com - Kenali Yuk Kelebihan Memasak Menggunakan Kompor Listrik
Penggunaan kompor menjadi salah satu hal penting dalam kegiatan memasak. Dengan menggunakan kompor yang tepat, hasil masakan pun akan terasa lebih nikmat dan sempurna.
Terkait hal ini, Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) menyelenggarakan Electric PPJI Food Festival untuk lebih mensosialisasikan secara teknis penggunaan kompor induksi (listrik).
Acara yang diselenggarakan di ICE – BSD, Tangerang Selatan belum lama ini, diramaikan dengan salah satu rangkaian acara bernama Embassy Cooking Competition in Indonesia Cuisine, yang diikuti oleh tiga peserta yakni perwakilan dari Kedubes Malaysia, Kedubes Rusia, dan Kedubes Inggris yang ada di Jakarta.
Mereka diharuskan memasak hidangan Nasi Goreng Indonesia selama 60 menit menggunakan kompor listrik. Diharapkan dengan adanya acara ini, semakin banyak masyarakat yang akhirnya mengetahui sejumlah kelebihan memilih kompor listrik dibandingkan penggunaan kompor gas di rumah.
Komisioner (Konselor) Dagang Malaysia External Trade Development Corporation (Matrade), Kantor Dagang pada Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia, Har Man Ahmad, mengungkap dirinya mendukung penggunaan kompor listrik (induksi) pada acara kompetisi memasak Embassy Cooking Competition Indonesian Cuisine tersebut.
“Jadi kalau satu saat kehabisan gas, masih bisa menggunakan kompor listrik untuk memasak. Di Malaysia juga lebih banyak yang menggunakan kompor listrik – induksi dibanding menggunakan kompor gas," jelas saat ditemui Suara.com di ICE BSD beberapa waktu lalu.
Pemenang kompetisi lainnya, Christopher (Chris) Agass dari tim ekonomi kantor Kedutaan Besar Inggris di Jakarta mengemukakan meski membutuhkan waktu lebih lama untuk memasak, penggunaan kompor listrik lebih ramah lingkungan dibanding penggunaan kompor gas.
Ketua Umum APJI Irwan Iden Gobel dalam kesempatan tersebut mengatakan, diselenggarakannya Embassy Cooking Competition Indonesian Cuisine ini, bertujuan membangun persahaabatan di antara Indonesia dan sejumlah negara lainnya dalam kerangka (format) kuliner.
Baca Juga: Hobi Kulineran, Ini Rekomendasi Penginapan dengan Kelas Memasak
Dalam kesempatan berbeda, Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan PLN Yogyakarta, Eric Rossi Pryo Nugroho usai penyelenggaraan Friday Innovation Night, mengemukakan, kompor listrik lebih bebas polusi, menggunakan nyala api menjadi lebih aman, juga praktis, dan tinggal colok tanpa menggunakan tungku secara khusus, bahkan tidak menggunakan tabung gas.
"Jika kita selama ini menggunakan tabung gas dengan potensi bocor, kemudian kita harus memperhatikan bagaimana kualitas tabung, maka itu tidak terjadi dengan adanya kompor induksi. Penggunaan kompor listrik ini, bisa dikendalikan pada saat kita memasaknya, yakni dengan menggunakan timer (pengatur waktu)," jelasnya.
Dengan menggunakan kompor listrik, selain dapat mengatur daya listrik, kita juga dapat sekaligus melakukan pekerjaan lainnya, seperti menonton televisi atau mengasuh anak bermain, karena nyala api bisa dikontrol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia