Suara.com - 5 Kiat Jitu Cepat Menghilangkan Bekas Koreng Agar Kulit Mulus
Mungkin karena terjatuh atau luka lainnya menyebabkan bekas koreng di kulit. Ini adalah proses yang wajar dan menandakan bahwa luka akan segera sembuh. Agar tidak mengganggu penampilan maupun kenyamanan, ada baiknya Anda mengetahui cara menghilangkan bekas koreng dengan lebih cepat.
Koreng terbentuk dari keping darah dan protein yang mengeras dan membentuk plak. Plak ini berfungsi sebagai pelindung selama luka di bawahnya mengalami pemulihan.
Koreng kemudian akan mengelupas dengan sendirinya begitu luka telah sembuh.
Namun, pengelupasan koreng dapat memakan waktu. Guna mempercepat proses tersebut, berikut adalah sederet tips yang bisa Anda terapkan dilansir Hello Sehat:
1. Tidak mengelupas bekas koreng
Bekas koreng dapat menimbulkan rasa gatal yang membuat Anda ingin menggaruk, atau bahkan mengelupasnya. Selain itu, tepi bekas koreng biasanya mengering lebih dulu sehingga tampak seakan-akan luka di bawahnya telah sembuh.
Semua cara yang Anda lakukan untuk menghilangkan bekas koreng justru menjadi percuma jika Anda mengelupasnya. Pasalnya, mengelupas bekas koreng hanya akan membuka luka yang belum sembuh dan memperlambat pemulihan.
2. Mengompres hangat
Baca Juga: Manfaat Beras Untuk Kecantikan Kulit
Kompres hangat bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah menuju luka. Dengan meningkatnya aliran darah, pasokan oksigen pun turut bertambah. Pasokan oksigen yang cukup dapat merangsang sel-sel di sekitar luka untuk beregenerasi dengan lebih cepat.
Jika luka bisa sembuh dengan cepat, bekas koreng pun akan hilang dalam waktu singkat. Untuk membuat kompres hangat, cukup siapkan handuk yang telah dibasahi air hangat. Tempelkan pada area luka selama 10-20 menit.
3. Menjaga kelembapan area luka
Cara lain yang dapat membantu Anda menghilangkan bekas koreng adalah dengan menjaga area luka tetap lembap. Tidak hanya mempercepat penyembuhan, hal ini juga mencegah timbulnya rasa gatal yang membuat Anda ingin mengelupas bekas koreng.
American Academy of Dermatology menyarankan penggunaan petroleum jelly untuk melembapkan area luka dan mencegah terbentuknya bekas luka yang lebih besar. Anda pun bisa menggunakan pelembap lain seperti minyak kelapa, losion, atau salep.
4. Menjaga kebersihan luka
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut